• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pengacara Tommy

erica_aur

IndoForum Junior A
No. Urut
5603
Sejak
26 Agt 2006
Pesan
2.937
Nilai reaksi
211
Poin
63
Suatu sore, Pengacara Tommy dipersembunyiannya di suatu desa terpencil mengendarai mobil mewahnya melewati sebuah jalan. Dia melihat 2 orang memakan rumput di pinggir jalan, ini sungguh aneh, di Indonesia yang lumayan makmur masih ada orang makan rumput.

Pengacara Tommy : "Kenapa kau makan rumput?"


Orang miskin : "Kami tidak punya uang untuk makanan, Pak"


Pengacara Tommy : "Ayolah ikut aku ke rumah untuk makan"


Orang miskin : "Tapi saya punya 4 orang anak kecil, Pak, saya tidak bisa meninggalkannya"


Pengacara Tommy : "Ayolah ajak semua anakmu itu, kalian bisa makan lebih baik"


Orang miskin : "Kalu begitu, boleh juga..."


Pengacara Tommy : "Jangan malu-malu dengan saya, kalian boleh makan sesukanya"


Orang miskin : "Bapak terlalu baik, semoga tidak merepotkan"


Pengacara Tommy : "Ah, tak apa-apa, rumput di rumah saya memang sudah terlalu tinggi"
 
Bertamu

Andi bertamu kerumah sahabatnya yang sudah sukses yang rumahnya sangat besar seperti istana,
Halaman rumahnya begitu luas,tapi kelihatan sepi sekali.

Di teras rumah itu hanya ada seekor anjing yang jadi penunggu rumah sahabatnya itu.


Lalu Andi pun menanyakan tuan rumah kepada si anjing.


Andi: "Tuan Ada?".
Anjing: "Gok..gok..gok".
Andi: "Nyonya ada?"
Anjing: "Gok...gok...gok"
Andi: "Tuan dan nyonya lagi ngapain"
Anjing: "heh....heh...heh..." jawab si anjing sambil menjulurkan lidahnya, seperti kecapean..
 
banjir

Guru :jamin semalam kamu tidak masuk sekolah!, kemana kamu.....!

Jamin:tapi hujan pak!


Guru :oh,iya, kemarin kamu juga tidak masuk sekolah kemana kamu ?


Jamin:tapi hujan juga pak !


Guru :jadi kemarin itu kamu kemana pula ?


Jamin:tapi hujan juga pula pak !


Guru :kalau tiap hari hujan gimanaaaaa?


Jamin:ya,banjirlah pak
 
Perancang Anatomi

Tiga engineer muda asyik berdebat. Topiknya adalah tentang anatomi manusia.Mereka bersitegang tentang siapa sebenarnya perancang anatomi manusia itu.

"Pasti engineer mesin," kata engineer pertama. "Lihat, sistem kendali mekaniknya yang nyaris sempurna. Tarikan katrol dan pengungkitan yang halus, serta ..."


"Itu artinya bukan engineer mesin, tapi engineer elektro," tukas engineer kedua.


"Yang kamu tunjukkan berkaitan dengan sistem kendali syaraf yang luar biasa presisinya."


Kata engineer ketiga, "Menurut aku sih, pasti engineer sipil. Siapa lagi yang punya kebiasaan menempatkan saluran limbah berdekatan sekali dengan kawasan rekreasi."
 
Kehausan

Seorang pengembara berjalan tertatih-tatih di gurun pasir dengan tenggorokan kering kepanasan karena sangat kehausan.

Tiba-tiba ia melihat suatu titik di kejauhan dan bergegas menghampirinya yang ternyata adalah seorang tua pedagang keliling sedang bersila menghadapi meja kardus dengan sekumpulan dasi tergeletak di atasnya untuk dijual.


Pengelana yang kepanasan bertanya, "Permisi, saya sangat kehausan, bolehkah saya mendapatkan seteguk air ?"


Pedagang tua menjawab "Saya tidak punya air, tetapi mungkin Anda berminat membeli salah satu dasi ini. Kebetulan ini ada satu buah yang sangat sesuai dengan baju yang Anda kenakan."


Pengelana berteriak dengan marah, "Saya tidak mau dasi, GOBLOK ! Saya ingin minum air !"


"Baiklah, kalau begitu jangan beli dasi. Tetapi untuk menunjukkan betapa saya ini orang yang bijaksana, berjalanlah menuju bukit di sana,! nanti di balik bukit itu sekitar 10 km perjalanan Anda akan menemukan sebuah restoran yang bagus. Pergilah ke sana, mereka akan memberikan apa yang Anda inginkan."


Pengelana mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada pedagang tua dan berjalan menuju bukit yang di maksud dan sejenak kemudian menghilang dari pandangan mata si pedagang tua. Tiga jam kemudian ia kembali. Pedagang tua bertanya, "Bukankah sudah saya katakan, ada restoran bagus sekitar 10 km dari bukit itu. Apakah Anda tidak dapat menemukannya ?"


"Saya temukan restoran bagus itu ! Tetapi mereka tidak mengizinkan saya masuk tanpa memakai dasi."
 
Penipu!

Di suatu sidang pengadilan, Pak Hakim meminta terdakwa berdiri untuk mendengarkan tuntutan.

"Saudara didakwa membunuh seorang guru SMA dengan menggunakan gergaji mesin!" kata hakim. Dari deretan meja pengunjung terdengar seseorang berteriak, "Kurang ajaaarrr!!!"


"Harap tenang. Ini ruang sidang!" bentak hakim. Ia kemudian melanjutkan tuntutannya, "Saudara juga didakwa melakukan pembunuhan terhadap seorang loper koran dengan menggunakan sekop!"


"Bajingannnnn!!!" teriak pengunjung yang tadi. "Tenang, harap tenang!" teriak hakim nggak kalah kerasnya.


"Selanjutnya, saudara terdakwa juga dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang tukang pos dengan menggunakan bor listrik!" kata hakim sambil memandangi terdakwa. "Keparatttt!!!!" teriak pengunjung tadi tanpa bisa ditahan.


Dengan geram hakim berkata kepada pengunjung yang selalu berteriak ini, "Jika anda tidak bisa memberikan alasan kenapa berulah seperti ini, maka saya akan mendudukkan anda di kursi pesakitan dengan tuduhan menghina pengadilan!"


"Saya adalah tetangga terdakwa selama sepuluh tahun terakhir, Pak Hakim. Dan setiap kali saya ingin meminjam gergaji, bor, atau sekop, dia selalu bilang nggak punya!"
 
Salah Arti

Johan yang baru pulang kerja, merasa kesal melihat meja makan tidak terisi apa-apa. Maka ia pun segera berteriak memanggil istrinya.

"Ma! Makan malamnya belum disiapkan?"


"Belum, Pa!"


"Ah, kalau lama aku mau makan di luar saja deh," Johan mulai sewot.


"Tunggu deh, Pa. Enggak sampai sepuluh menit kok!"


"Masa nggak sampai sepuluh menit kami menyiapkan makanan? Cepat sekali.."


"Maksudku bukan begitu,Pa," sang istri segera meralat.


"Jadi?"


"Enggak sampai sepuluh menit aku sudah siap untuk makan bersama di luar!"
 
wakakkakaka nice post buat penghilang stressss nih /no1
 
wakakakakakakakakaka lucu semua =))=))=))
 
keren2 nih jokenya /no1 jadi lega ngakak mulu nih malam =)) =))
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.