• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Penembakan Massal Kembali Terjadi di AS, 3 Tewas

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
TEXAS - Penembakan massal kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Kali ini aksi penembakan terjadi di dekat Kampus A&M, Texas. Seorang korban tewas diketahui sebagai petugas polisi.

Selain menewaskan tiga orang, insiden ini menyebabkan tiga orang anggota kepolisian dan seorang warga sipil. Menurut pihak kepolisian kampus, pelaku penembakan sempat bertahan dan dirawat di rumah sakit. Tetapi selang beberapa lama kemudian, pelaku kemudian tewas.

Penembakan ini terjadi ketika seorang petugas polisi tengah menjalankan perintah pengusiran terhadap seorang penghuni apartemen. Petugas polisi bernama Brian Bachman, diketahui terluka parah akibat terkena tembakan. Bachman kemudian sempat dirawat, sebelum akhirnya meninggal di rumah sakit.

"Sepertinya pelaku penembakan melepaskan tembakan dari dalam rumah dengan menggunakan senjata otomatis," lapor KBTX-TV, seperti dikutip Yahoo News, Selasa (14/8/2012).

Sementara petugas lain yang terkena luka tembak, dirawat karena luka-lukanya. Pihak kampus Texas A&M mengeluarkan peringatan usai kejadian ini. Pihak kampus meminta agar lokasi penembakan tidak didekati.

Aksi penembakan ini makin menunjukkan budaya kekerasan khususnya yang melibatkan senjata api masih merajalela di Amerika. Peristiwa mengerikan yang sebelumnya terjadi di Colorado, memicu peringatan kepada Pemerintah AS. Saat itu James Holmes tiba-tiba saja melepaskan tembakan ke arah penonton dan menewaskan 12 orang serta melukai 58 lainnya.

Hingga kini Pemerintah AS masih belum mengambil tindakan keras mengenai pengendalian senjata. Namun Presiden Barack Obama, mengisyaratkan pentingnya mengkaji ulang aturan peredaran senjata di kalangan warga sipil.
CEPYM.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.