yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
"Mereka pernah berlatih di Gunung Syawal, Jawa Barat," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombespol Slamet di Mapolda Metro, Jumat (31/8/2013).
Kepolisian telah menyimpulkan keduanya merupakan pelaku penembakan terhadap anggota Polri di tiga lokasi berbeda dengan mengunakan senjata dan peluru yang sama.
"Diawali dari TKP, dari tiga tempat itu kita temukan bukti proyektil dan selonsong peluru. Hasil pemeriksan laboratorium forensik, identik. Dan untuk senjata yang digunakan satu. Jadi penembakan itu diduga menggunakan senjata yang sama, motor yang sama," beber Slamet
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, memaparkan keduanya pernah terlibat aksi kejahatan lainnya, seperti perampokan dan kekerasan di beberapa daerah.
"Mereka juga yang melakukan pembacokan dan penembakan polisi di Bekasi, perampokan toko emas di Tambora, penyuplai senjata api yang dirakit dan bom pipa," pungkasnya.
Aksi penembakan polisi terjadi sepanjang Juli 2013 hingga pertengahan Agustus 2013. Ada tiga kali penembakan terhadap anggota kepolisian. Pada Sabtu 27 Juli lalu, anggota polisi lalu lintas Polres Metro Jakarta Pusat, Aipda Patah Saktiyono ditembak orang tak dikenal. Peristiwa terjadi sekira pukul 04.30 WIB di Jalan Cirendeu Raya, Ciputat, Tangerang Selatan.
Setelah itu, anggota satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Metro Cilandak, Aiptu Dwiatno, Rabu 7 Agustus lalu sekira pukul 05.00 WIB tewas setelah ditembak orang tak dikenal. Kemudian, pada 16 Agustus 2013 pukul 22.00 WIB, Iptu Kus Hendratno ditembak saat mengendarai sepeda motornya saat patroli. Sementara Bripka Ahmad Maulana ditembak di Jalan Graha Raya depan Masjid Bani Umar Kelurahan Perigi Baru Kecamatan Pondok Aren, Tangerang.