WASHINGTON- Para peneliti meyakini mereka telah berhasil menemukan planet yang memiliki empat Matahari. Planet tersebut berada di jarak 5.000 tahun cahaya dari Bumi.
Dilansir dari The Verge, Selasa (16/10/2012), penemuan tersebut dicapai Kian Jek dan Robert Gagliano. Keduanya adalah anggota situs astronomi crowdsourcing Planet Hunters.
Planet ini ditemukan sedang berputar mengelilingi sepasang Matahari, sementara itu terdapat dua Matahari lain yang mengorbit kepadanya.
Keberadaannya telah dikonfirmasi menggunakan teleskop Keck di Hawaii. Planet tersebut memiliki ukuran sekira enam kali lipat lebih besar dibandingkan Bumi.
Planet Hunters sendiri menggunakan data yang dihasilkan teleskop luar angkasa Kepler untuk mencari berbagai variasi yang mengindikasikan eksistensi planet baru. Karena planet yang memiliki empat Matahari itu ditemukan oleh situs tersebut, maka para ilmuwan sepakat menamainya PH1.
Dilansir dari The Verge, Selasa (16/10/2012), penemuan tersebut dicapai Kian Jek dan Robert Gagliano. Keduanya adalah anggota situs astronomi crowdsourcing Planet Hunters.
Planet ini ditemukan sedang berputar mengelilingi sepasang Matahari, sementara itu terdapat dua Matahari lain yang mengorbit kepadanya.
Keberadaannya telah dikonfirmasi menggunakan teleskop Keck di Hawaii. Planet tersebut memiliki ukuran sekira enam kali lipat lebih besar dibandingkan Bumi.
Planet Hunters sendiri menggunakan data yang dihasilkan teleskop luar angkasa Kepler untuk mencari berbagai variasi yang mengindikasikan eksistensi planet baru. Karena planet yang memiliki empat Matahari itu ditemukan oleh situs tersebut, maka para ilmuwan sepakat menamainya PH1.