Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Peneliti di University of Houston baru-baru ini mengembangkan sistem penyaring atau filtrasi yg dapat langsung menetralisir & membunuh 99,8 persen virus corona Covid-19 dalam satu kali penyaringan.
Penemuan yg dipublikasi di Materials Today itu menyebutkan bahwa penyaring udara sanggup menangkap & membunuh Covid-19. Sistem penyaringan ini mengeluarkan hawa yg sangat panas untuk membunuh Covid-19.
"Filter ini dapat berguna di bandara & di pesawat terbang, di gedung perkantoran, sekolah, & kapal pesiar untuk menghentikan penyebaran Covid-19," mengatakan salah satu penulis studi Zhifeng Ren.
Studi ini mencatat bahwa virus corona keseluruhan tidak dapat bertahan kepada suhu di atas 158 derajat. Oleh karena itu, sistem penyaringan berjalan sangat panas hingga 392 sehingga disebut dapat secara efektif membunuh virus corona saat kontak.
Sistem itu sendiri beberapa akbar terdiri dari busa nikel. Ren menjelaskan penggunaan busa nikel adalah kuncinya karena menolong regu peneliti memenuhi sejumlah persyaratan desain integral.
"Itu berpori & fleksibel memungkinkan aliran udara, & konduktif secara elektrik, yg memungkinkannya untuk dipanaskan," mengatakan Ren yg juga merupakan Profesor Fisika di Universitas Houston.
Dilansir dari BGR, sistem itu sendiri tidak dapat disandingkan dengan vaksin untuk melawan Covid-19. Penemuan vaksin absolut untuk menghapus pandemi Covid-19 dari muka bumi.
Namun sistem penyaringan berguna apabila pemerintah di berbagai negara akan menggerakkan kembali roda perekonomian dengan membuka berbagai pusat pembelanjaan maupun fasilitas umum.
Selain itu, regu peneliti percaya bahwa alat akan menolong meningkatkan keselamatan di tempat-tempat di mana pekerja & perseorangan sangat rentan kepada virus, seperti di kantor, sekolah, rumah sakit, hingga angkutan umum.
Dilansir dari KSAT, selama pembuatan filter, para peneliti mengatakan mereka menemukan 99,8 persen SARS-CoV-2 terbunuh dalam sekali jalan melalui filter. Filter itu juga membunuh 99,9 persen spora antraks.
Para peneliti meminta supaya alat penyaringan dapat diluncurkan secara bertahap. Peluncuran dimulai di tempat-tempat berprioritas tinggi, di mana pekerja penting berisiko tinggi terkena virus.
Hari ini 00:36