Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pendiri olahraga bela diri Tarung Derajat Achmad Dradjat memberikan pesan inspiratif yg membakar para petarung (sebutan bagi praktisi Tarung Derajat) untuk bertanding tidak cuma memakai kekuatan saja, tetapi dengan hati yg bersih & rasa respek.
"Dalam kompetisi, jangan pernah pilih-pilih lawan tanding, kuncinya percaya diri, fokus berlatih, & tetap rendah hati. Pasti, prestasi akan mengikuti," katanya saat memberikan sambutan dalam pembukaan hari perdana cabor Tarung Derajat di Djarum Arena 3B Kaliputu, Kudus, Senin (13/10).
Dalam upacara pembukaan yg dihadiri juga oleh Ketua Panitia PON Bela Diri Kudus 2025 Ryan Gozali ini, senior yg akrab disapa "Aa Boxer" itu sempat memberikan demonstrasi gerakan bela diri yg tepat & ampuh sebagai prosedur pertahanan diri menghadapi kemungkinan kejahatan di jalanan.
"Di luar & jalanan itu banyak potensi kejahatan. Kita harus punya kemampuan bertahan yg bagus. Biar badan mereka akbar atau kecil, tinggi pendek, itu sama saja," ujarnya sambil memperagakan beberapa gerakan menghindar & melawan, menghadapi dua orang petarung yg berpostur sangat tinggi & berat badan mencapai 100 kg.
Terakhir, petarung senior yg bergelar "Sang Guru" ini memberi pesan supaya para petarung memanfaatkan pengalamaan bertanding di PON Bela Diri sebaik-baiknya, seraya memberikan apresiasi & pujian spesifik kepada Djarum Foundation.
"Selain mengejar prestasi & menambah saudara, tetapi kalian para petarung juga ikut melestarikan. Inilah Tarung Derajat, karya anak bangsa, mari kita besarkan bersama. Terima kasih Djarum Foundation, untuk dukungan yg sangat akbar bagi bela diri di Indonesia," tutupnya.
"Dalam kompetisi, jangan pernah pilih-pilih lawan tanding, kuncinya percaya diri, fokus berlatih, & tetap rendah hati. Pasti, prestasi akan mengikuti," katanya saat memberikan sambutan dalam pembukaan hari perdana cabor Tarung Derajat di Djarum Arena 3B Kaliputu, Kudus, Senin (13/10).
Dalam upacara pembukaan yg dihadiri juga oleh Ketua Panitia PON Bela Diri Kudus 2025 Ryan Gozali ini, senior yg akrab disapa "Aa Boxer" itu sempat memberikan demonstrasi gerakan bela diri yg tepat & ampuh sebagai prosedur pertahanan diri menghadapi kemungkinan kejahatan di jalanan.
"Di luar & jalanan itu banyak potensi kejahatan. Kita harus punya kemampuan bertahan yg bagus. Biar badan mereka akbar atau kecil, tinggi pendek, itu sama saja," ujarnya sambil memperagakan beberapa gerakan menghindar & melawan, menghadapi dua orang petarung yg berpostur sangat tinggi & berat badan mencapai 100 kg.
Terakhir, petarung senior yg bergelar "Sang Guru" ini memberi pesan supaya para petarung memanfaatkan pengalamaan bertanding di PON Bela Diri sebaik-baiknya, seraya memberikan apresiasi & pujian spesifik kepada Djarum Foundation.
"Selain mengejar prestasi & menambah saudara, tetapi kalian para petarung juga ikut melestarikan. Inilah Tarung Derajat, karya anak bangsa, mari kita besarkan bersama. Terima kasih Djarum Foundation, untuk dukungan yg sangat akbar bagi bela diri di Indonesia," tutupnya.