• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Pendiri PKS Jagokan Jokowi-Ahok

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
i05rw.jpg

Salah seorang pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yusuf Supendi mengungkapkan dari hasil pengamatannya, pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Puranama diperkirakan besar akan memenangkan pertarungan Pemilukada DKI putaran kedua nanti.

"Saya sebagai politisi sudah menghitung sejak putaran pertama. Doktor Hidayat saya perkirakan ketika itu akan mendapat 527 ribu suara. Ternyata suara yang didapat 508 suara. Nah, pada putaran kedua kali ini bicaranya menang kalah," kata Yusuf disela-sela acara Asli Garut (Asgar) yang juga dihadiri warga Jakarta keturunan Sunda di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia (TMII), Jakarta, Minggu (16/9/2012).

Sementara saat ditanya, apakah PKS, akan solid mendukung pasangan Fauzi Bowo-Nachrawi Ramli. Sebelum dijawab, lelaki yang pernah menjadi wakil rakyat ini menegaskan, posisinya sebagai kader PKS adalah status quo.

"Peluang Jokowi (menang) sangat besar. Ini kalau sekitar 42,60 persen kemarin yang mereka raih solid. Kalau konsisten menang, dan akan terjadi koalisi rakyat besar-besaran. Saya memprediksi dukungan baru ke Foke dari PKS dan Alex-Nono itu, maksimal cuma 16,39 persen," jelasnya.

"Itungan saya, ada selisih 10 persen antara Jokowi dengan Foke. Para kader PKS, banyak yang apatis dalam putaran kedua ini karena memprediksi Hidayat-Didik yang masuk di putaran kedua. Kader PKS cenderung golput," imbuhnya.

Kata dia, yang jelas, kalau melihat kenyataan, rakyat Jakarta ingin adanya perubahan. Dia kemudian menjawab diplomatis saat ditegaskan kembali apakah dia akan menentukan pilihannya kepada pasangan Jokowi-Basuki 20 September nanti. "Siapa yang saya pilih, rahasia lah, " katanya.

Meski demikian, dia mengatakan bukanlah pendukung Jokowi-Basuki. Namun, dia yakin bahwa Jokowi-Ahok akan menang pada Pemilukada putaran kedua, 20 September nanti.

"Saya bukan pendukungnya. Tapi sebagai politisi saya punya hitung-hitungan, harusnya bisa realistis," timpal Yusuf sambil tersenyum.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.