Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Spoiler for Instagram:
Well ts back again dengan tulisan yg berbeda untuk siang ini.
Kali ini mau membahas tentang "Hoarding Disorder"
Quote:
Hoarding Disorder adalah seseorang yg memiliki kesulitan untuk menyingkirkan barang-barang tidak berharga, bahkan cenderung lebih memilih untuk mengoleksi nya, hingga bertumpuk-tumpuk.
Quote:
Di anggap sebagai gangguan perilaku yg merugikan diri sendiri, tersebab menyebabkan timbunan lebih banyak. Yang sudah pasti memancing para hewan, penggemar sampah, untuk berada berada di antara tumpukan barang-barang yg sudah tidak terpakai itu.
Penderita gangguan Hoarding Disorder sulit di obati, karena mereka merasa tidak bermasalah dengan dirinya.
Quote:
Konten Sensitif
Buka
Penderita hoarding disordermemiliki ciri-ciri yg menunjukkan tanda permasalahannya dengan barang-barang, gejala adalah sebagai berikut ini:
Selalu dilema, ketika mencoba untuk memilih barang-barang, yg tidak diperlukan untuk di buang, sulit memilih barang, dari beberapa tumpukan, yg sebenarnya sudah menganggu kesehatan.
Adanya gangguan kecemasan, ketika harap menyingkirkan barang yg tidak diperlukan
Hobi mencari benda lain dari luar rumah, yg kemudian di timbun & tidak ada keharapan untuk membuangnya.
Merasa tertekan saat orang lain menyentuh barang-barang tersebut.
Menyimpannya tanpa sadar hingga menumpuk, bahkan tidak sadar, bahwasanya aktivitas tersebut sudah mengganggu fungsi ruangan di dalam rumah.
Yang paling parah adalah tidak memperbolehkan siapapun untuk membersihkannya.
Memilih hidup menyendiri.
Quote:
Penyebab Hoarding Disorder sebenarnya belom di ketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yg mempengaruhinya, yaitu;
Adanya gangguan mental, seperti depresi,skizofrenia, dangangguan obsesif kompulsif(OCD)
Gaya hidup yg keseringan belanja, sehingga tidak dapat membedakan mana barang-barang yg sangat di butuhkan, mana yg tidak. Terlebih-lebih jikalau adanya harga diskon. Sudah pasti membelinya walaupun tidak membutuhkannya.
Dalam keluarga ada yg memiliki hobi yg sama, yaitu mengumpulkan barang-barang tak terpakai.
Depresi karena kehilangan seseorang yg disayanginya, sehingga tidak merelakan barang-barang peninggalan nya hingga terbuang.
Pernah mengalami musibah seperti kebakaran, kemalingan & lain sebagainya, yg mana menciptakannya trauma & tidak harap kehilangan lagi barang-barang yg disukainya.
Quote:
Konten Sensitif
Buka
Cara menanganinya adalah dengan konsultasi/psikoterapi, atau dengan pengobatan dari Dokter.
Jangan pernah menjauhinya, kita dapat memberikan saran betapa berbahayanya menumpuk barang-barang, karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan, terjatuh karena terpeleset dari beberapa tumpukan barang-barang tersebut, serta keburukan keburukan lain yg berasal dari penimbunan barang-barang tersebut.
link sumber tulisan
Hari ini 12:08
link gambar
Well ts back again dengan tulisan yg berbeda untuk siang ini.
Kali ini mau membahas tentang "Hoarding Disorder"
Quote:
Hoarding Disorder adalah seseorang yg memiliki kesulitan untuk menyingkirkan barang-barang tidak berharga, bahkan cenderung lebih memilih untuk mengoleksi nya, hingga bertumpuk-tumpuk.
Quote:
Di anggap sebagai gangguan perilaku yg merugikan diri sendiri, tersebab menyebabkan timbunan lebih banyak. Yang sudah pasti memancing para hewan, penggemar sampah, untuk berada berada di antara tumpukan barang-barang yg sudah tidak terpakai itu.
Penderita gangguan Hoarding Disorder sulit di obati, karena mereka merasa tidak bermasalah dengan dirinya.
Quote:
Konten Sensitif
Buka
Penderita hoarding disordermemiliki ciri-ciri yg menunjukkan tanda permasalahannya dengan barang-barang, gejala adalah sebagai berikut ini:
Selalu dilema, ketika mencoba untuk memilih barang-barang, yg tidak diperlukan untuk di buang, sulit memilih barang, dari beberapa tumpukan, yg sebenarnya sudah menganggu kesehatan.
Adanya gangguan kecemasan, ketika harap menyingkirkan barang yg tidak diperlukan
Hobi mencari benda lain dari luar rumah, yg kemudian di timbun & tidak ada keharapan untuk membuangnya.
Merasa tertekan saat orang lain menyentuh barang-barang tersebut.
Menyimpannya tanpa sadar hingga menumpuk, bahkan tidak sadar, bahwasanya aktivitas tersebut sudah mengganggu fungsi ruangan di dalam rumah.
Yang paling parah adalah tidak memperbolehkan siapapun untuk membersihkannya.
Memilih hidup menyendiri.
Quote:
Penyebab Hoarding Disorder sebenarnya belom di ketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yg mempengaruhinya, yaitu;
Adanya gangguan mental, seperti depresi,skizofrenia, dangangguan obsesif kompulsif(OCD)
Gaya hidup yg keseringan belanja, sehingga tidak dapat membedakan mana barang-barang yg sangat di butuhkan, mana yg tidak. Terlebih-lebih jikalau adanya harga diskon. Sudah pasti membelinya walaupun tidak membutuhkannya.
Dalam keluarga ada yg memiliki hobi yg sama, yaitu mengumpulkan barang-barang tak terpakai.
Depresi karena kehilangan seseorang yg disayanginya, sehingga tidak merelakan barang-barang peninggalan nya hingga terbuang.
Pernah mengalami musibah seperti kebakaran, kemalingan & lain sebagainya, yg mana menciptakannya trauma & tidak harap kehilangan lagi barang-barang yg disukainya.
Quote:
Konten Sensitif
Buka
Cara menanganinya adalah dengan konsultasi/psikoterapi, atau dengan pengobatan dari Dokter.
Jangan pernah menjauhinya, kita dapat memberikan saran betapa berbahayanya menumpuk barang-barang, karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan, terjatuh karena terpeleset dari beberapa tumpukan barang-barang tersebut, serta keburukan keburukan lain yg berasal dari penimbunan barang-barang tersebut.
link sumber tulisan
Hari ini 12:08