• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Penderita Diabetes Rentan Bisul

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. L999
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

L999

IndoForum Junior E
No. Urut
44983
Sejak
31 Mei 2008
Pesan
1.587
Nilai reaksi
38
Poin
48
BISUL memang bukan penyakit yang disebabkan oleh alergi atau genetik. Menurut literatur tidak ada orang yang mempunyai bakat bisulan. Namun, pada beberapa kasus, terdapat juga orang-orang yang mempunyai kecenderungan menderita bisul berulang-ulang.

"Orang dengan diabetes biasanya lebih cenderung menderita bisul berulang," kata dokter spesialis kulit dan Kelamin RSAB Harapan Kita, Jakarta, dr Dharma SpKK.

Secara garis besar, menurut Dharma, terdapat tiga pemicu munculnya bisul, yaitu faktor kebersihan, daerah tropis, dan daya tahan tubuh yang lemah. Namun, umumnya, bisul muncul karena adanya kuman. Orang-orang yang tidak menjaga kebersihan tubuh dan lingkungannya dengan baik, otomatis lebih berpeluang terserang bisul.

Itu membuat mereka yang tinggal di daerah permukiman padat, di daerah pengungsian dengan faktor kebersihannya terabaikan akan lebih mudah bisulan. "Namun harus diingat, walaupun tinggal di tempat yang bersih tapi kalau jarang mandi dan membersihkan badan, kuman tetap akan bersarang," jelas dia.

Indonesia, menurut Dharma, secara geografis termasuk daerah tropis. Salah satu ciri dari daerah tropis adalah udaranya yang panas sehingga dengan mudah orang akan berkeringat. Keringat pun bisa menjadi salah satu pemicu munculnya bisul. Terutama bisul yang terjadi pada kelenjar keringat.

Faktor pemicu bisul lainnya adalah menurunnya daya tahan tubuh karena kurang gizi atau menderita anemia. Biasanya faktor pemicu tidak muncul sendiri, beberapa kasus banyak yang muncul bersamaan atau sekaligus. "Misalnya karena selalu berkeringat kemudian muncul biang keringat. Karena gatal, lalu digaruk, ditambah lagi kebersihannya jelek dan gizinya pun rendah, akhirnya jadi bisul," kata dia.

Yang perlu diwaspadai, menurut Dharma, yakni bisul bisa menular. Kontak langsung bisul dengan kulit apalagi bila ada goresan meskipun kecil (mikro trauma) dapat menyebabkan kuman berpindah tempat. Tapi kalau tidak ada luka, kebersihannya terjaga dan daya tahan tubuh sedang bagus, tidak akan terjadi penularan.

Selain orang dewasa, bisul pun ternyata bisa menyerang bayi-bayi yang berusia hitungan minggu. Hal itu lebih banyak disebabkan oleh ketakutan orangtua untuk memandikan bayibayi mereka apalagi mengeramasinya.

"Hal itu banyak ditemukan pada orangtua yang baru pertama memiliki bayi. Karena jarang dimandikan bayi lebih rentan terkena bisul," tambah dia.
 
Bisul ternyata bisa menular. Yang penting jaga kebersihan!

Klo, kena bisul, sebaiknya jangan dipencet-pencet karena bisa memperparah keadaan.

Obat bisul apa ya?
 
Bisul ternyata bisa menular. Yang penting jaga kebersihan!

Klo, kena bisul, sebaiknya jangan dipencet-pencet karena bisa memperparah keadaan.

Obat bisul apa ya?

kalo bisul gede ya harus dikeluarin isinya atau dicocblos. isinya nanah
 
@Fabregas7
Ngepost tidak harus wajib memasukan sumber nya, itu adalah kebijaksanaan dari pihak poster, kecuali mengutip buku dan/atau sejenisnya.
Fabregas7, saya temukan banyak post anda berkomentar seperti ini, saya harap setelah saya mempost ini, anda tidak melakukannya lagi, sebab apabila anda masih meneruskan, maka kami anggap anda melakukan pelanggaran katagori junk.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.