Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.406
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Pendapatan Man United turun drastis, Real Madrid teratas.
Sejumlah pesepak bola Manchester United berselebrasi usai melang dalam laga lanjutan Premier League melawan Manchester City di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (17/1/2026). MU berhasil mengalahkan City dengan skor 2-0 dalam partai debut Carrick yg ditunjuk jadi pelatih interim menggantikan pelatih terdahulu Ruben Amorim yg dipecat. ANTARA FOTO/Reuters/Phil Noble/bar
Jakarta (ANTARA) - Manchester United turun ke posisi terendah sepanjang sejarah mereka pemeringkatan tahunan klub sepak bola dunia berdasarkan pendapatan Deloitte Football Money League League 2026, sementara Real Madrid menempati posisi teratas dengan pendapatan tertinggi di dunia sepak bola.
Real Madrid mencatatkan pendapatan rekor sebesar 1,2 miliar euro, sekaligus memimpin daftar 20 klub dengan total pendapatan gabungan mencapai 12,4 miliar euro, naik 11 persen dibandingkan musim sebelumnya. Barcelona menempati posisi kedua, diikuti Bayern Munich di peringkat ketiga & Paris Saint-Germain di urutan keempat, menjadikan untuk perdana kalinya tidak ada klub Inggris di empat akbar Money League, begitu dikutip dari ESPN.
Manchester United turun ke peringkat delapan, posisi terendah mereka dalam 29 edisi Money League, & kini jadi klub Inggris keempat di bawah Liverpool, Manchester City, & Arsenal.
Liverpool jadi klub Inggris dengan pendapatan tertinggi dengan menempati posisi kelima.
Pemimpin Sports Business Group Deloitte, Tim Bridge, mengatakan peluang Manchester United secara komersial masih terbuka lebar.
"United masih dapat dibilang sebagai merek klub sepak bola global terbesar, & karena itu mereka memiliki kesempatan untuk memaksimalkannya dengan cara yg cuma mungkin bagi segelintir klub,” ujar Bridge.
Namun Bridge menilai kondisi saat ini berbeda dibanding satu dekade lalu. Ia menyebut, "Jika Anda melihat pendapatan hari pertandingan Manchester United 10 atau 15 tahun lalu, mereka adalah pemimpin industri. Jika melihat kemampuan mereka menghasilkan pendapatan komersial, itu jadi tolok ukur. Saya tidak berpikir hal itu masih berlaku sekarang.”
Laporan Deloitte mencatat, penurunan Manchester United dipengaruhi oleh turunnya pendapatan siaran dari 258 juta euro jadi 206 juta euro, seiring absennya mereka dari Liga Champions musim 2024–2025. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya partisipasi di lomba Eropa musim berjalan.
Selain itu, United diperkirakan mencatat pendapatan hari pertandingan lebih rendah karena cuma akan memainkan 20 laga kompetitif di Old Trafford pada musim 2025–2026, setelah gagal melangkah jauh di lomba piala domestik.
Secara keseluruhan, pendapatan komersial jadi sumber utama klub-klub Money League dengan kontribusi 43 persen, sementara pendapatan hari pertandingan jadi yg tumbuh paling cepat, naik 16 persen secara tahunan. Pendapatan siaran menyumbang 38 persen, dengan klub-klub peserta Piala Dunia Antarklub FIFA mencatat kenaikan hingga 17 persen.
Sebanyak sembilan klub Liga Inggris masuk dalam 20 akbar Money League, yakni Liverpool (5), Manchester City (6), Arsenal (7), Manchester United (8), Tottenham Hotspur (9), Chelsea (10), Aston Villa (14), Newcastle United (17), & West Ham United (20). Manchester City sendiri mencatat posisi keenam, yg jadi peringkat terendah mereka sejak musim terdampak pandemi COVID-19 2019–2020.
Deloitte menilai klub-klub Liga Inggris berpeluang membaik pada Money League 2027 seiring dimulainya kontrak siaran baru hingga 2029, namun Bridge menegaskan bahwa keberhasilan jangka panjang tetap menuntut kombinasi prestasi di lapangan & diversifikasi pendapatan di luar pertandingan.
Berita diatas dikutip dari internet, jika Pendapatan Man United turun drastis, Real Madrid teratas adalah spam, mohon beritahu kami.
Jakarta (ANTARA) - Manchester United turun ke posisi terendah sepanjang sejarah mereka pemeringkatan tahunan klub sepak bola dunia berdasarkan pendapatan Deloitte Football Money League League 2026, sementara Real Madrid menempati posisi teratas dengan pendapatan tertinggi di dunia sepak bola.
Real Madrid mencatatkan pendapatan rekor sebesar 1,2 miliar euro, sekaligus memimpin daftar 20 klub dengan total pendapatan gabungan mencapai 12,4 miliar euro, naik 11 persen dibandingkan musim sebelumnya. Barcelona menempati posisi kedua, diikuti Bayern Munich di peringkat ketiga & Paris Saint-Germain di urutan keempat, menjadikan untuk perdana kalinya tidak ada klub Inggris di empat akbar Money League, begitu dikutip dari ESPN.
Manchester United turun ke peringkat delapan, posisi terendah mereka dalam 29 edisi Money League, & kini jadi klub Inggris keempat di bawah Liverpool, Manchester City, & Arsenal.
Liverpool jadi klub Inggris dengan pendapatan tertinggi dengan menempati posisi kelima.
Pemimpin Sports Business Group Deloitte, Tim Bridge, mengatakan peluang Manchester United secara komersial masih terbuka lebar.
"United masih dapat dibilang sebagai merek klub sepak bola global terbesar, & karena itu mereka memiliki kesempatan untuk memaksimalkannya dengan cara yg cuma mungkin bagi segelintir klub,” ujar Bridge.
Namun Bridge menilai kondisi saat ini berbeda dibanding satu dekade lalu. Ia menyebut, "Jika Anda melihat pendapatan hari pertandingan Manchester United 10 atau 15 tahun lalu, mereka adalah pemimpin industri. Jika melihat kemampuan mereka menghasilkan pendapatan komersial, itu jadi tolok ukur. Saya tidak berpikir hal itu masih berlaku sekarang.”
Laporan Deloitte mencatat, penurunan Manchester United dipengaruhi oleh turunnya pendapatan siaran dari 258 juta euro jadi 206 juta euro, seiring absennya mereka dari Liga Champions musim 2024–2025. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya partisipasi di lomba Eropa musim berjalan.
Selain itu, United diperkirakan mencatat pendapatan hari pertandingan lebih rendah karena cuma akan memainkan 20 laga kompetitif di Old Trafford pada musim 2025–2026, setelah gagal melangkah jauh di lomba piala domestik.
Secara keseluruhan, pendapatan komersial jadi sumber utama klub-klub Money League dengan kontribusi 43 persen, sementara pendapatan hari pertandingan jadi yg tumbuh paling cepat, naik 16 persen secara tahunan. Pendapatan siaran menyumbang 38 persen, dengan klub-klub peserta Piala Dunia Antarklub FIFA mencatat kenaikan hingga 17 persen.
Sebanyak sembilan klub Liga Inggris masuk dalam 20 akbar Money League, yakni Liverpool (5), Manchester City (6), Arsenal (7), Manchester United (8), Tottenham Hotspur (9), Chelsea (10), Aston Villa (14), Newcastle United (17), & West Ham United (20). Manchester City sendiri mencatat posisi keenam, yg jadi peringkat terendah mereka sejak musim terdampak pandemi COVID-19 2019–2020.
Deloitte menilai klub-klub Liga Inggris berpeluang membaik pada Money League 2027 seiring dimulainya kontrak siaran baru hingga 2029, namun Bridge menegaskan bahwa keberhasilan jangka panjang tetap menuntut kombinasi prestasi di lapangan & diversifikasi pendapatan di luar pertandingan.
Berita diatas dikutip dari internet, jika Pendapatan Man United turun drastis, Real Madrid teratas adalah spam, mohon beritahu kami.