Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Seru Banget Upacara di Puncak Gunung
Hallo Agan, Sista !! Jika thread sebelumnya saya menceritakan pengalaman saya di Gunung Penanggungan. Sekarang saya juga akan menceritakan pengalaman pendakian di Gunung Pundak 1.585 MDPL, Jawa Timur
H-4 Sebelum 17 Agustus 2018, saya & teman teman (Yoga, Bayu) merencanakan mendaki di Gunung yg terbilang dekat dengan rumahku, Surabaya, yaitu Gunung Pundak. Kami menentukan tanggal tersebut sekalian mau ikutan Upacara di sana.
Setelah fix menentukan tanggal, akhirnya saya whatsaap Mas Andre, temanku dari Gresik, mungkin dia mau barengan ikut ke Gunung Pundak. Akhirnya dia setuju & mau ikut dengan kami, & berangkat 6 orang termasuk dia.
Ketika saya hendak pulang ke rumah, saya berjumpa Sania & Nova juga pengen ikut mendaki, sekalian saya ajak pada tanggal itu juga.
Waktu H-1 tepatnya 16 Agustus, sehabis isya Sania, Nova, Yoga & temannya (aku lupa namanya gan) menjemput ke rumahku, karena dia baru perdana mendaki jadi ga tau rutenya. Lalu kami menjemput Bayu & teman temannya (Awan & Rizky). Setelah itu kami ber8 berangkat lewat G-Walk Citraland Surabaya lalu lewat Driyorejo. Kita sering lewat Driyorejo gan kalau mau ke mojokerto, karena lewat situ paling cepet, sekitar 1,5 jam an, kalau macet sekitar 2 jam an
Rombongan dari gresik ada 6 orang, & mereka meminta untuk berjumpa di pom bensin Mojosari, Mojokerto.
Setelah rombongan dari Surabaya berjumpa Rombongan Gresik bertemu, akhirnya kami semua melanjutkan perjalanan ke Gunung Pundak
Sekitar jam 22.30 malam, kita hingga ke Claket, Mojokerto. Di gapura masuk pendakian Gunung pundak & Puthuk Siwur kita di tarif Rp15.000, karena pada malam itu ramenya minta ampun. Belum lagi kita di pos perizinan juga di tarif RP11.000/orang. Parkirnya RP5.000/motor
Setelah regristasi kita semua ber doa & setelah itu kita tracking sekitar jam 11 malam
Dalam perjalanan banyak sekali pendaki yg berlalu lalang, saking banyaknya, kita jalan hingga harus menunggu yg depan dahulu ehehe. Di Gunung ini terdapat banyak sumber mata air, ada pancuran dari pipa & ada juga kayak air terjun kecil.
Selama perjalanan kita semua banyak bicara, saling menyapa pendaki lain, berbagi pengalaman. Setelah beberapa jam kita jalan, akhirnya hingga di tanjakan paling terakhir, & sudah kelihatan view Gunung Welirang. Kita duduk sebentar & menunggu teman teman yg masih antri untuk naik ke atas.
Sekitar pukul 00.30 hingga puncak, kita sekejap linglung karena saking banyaknya orang, hmm kayak pasar gan, hingga kita kesulitan mencari tempat untuk mendirikan tenda.
Setelah kita mencari area yg kosong, juga agak luas, akhirnya kita mendirikan 4 tenda yg saling berhadapan. Lalu kita memasukkan tas masing masing ke tenda. Aku, sania, & Nova tidur bertiga, lumayan ga desek desekan haha.
Temen temen cowo ternyata banyak yg kelaparan, yoga meminta kompor portabel & gas untuk masak. Aku bertiga menolak untuk ikutan memasak, karena sangat ngantuk. Dari cerita si Bayu, anak anak masak telur & nasi, karena ambil simpel nya aja. Kejadian jenaka dari temenku si Yoga, dia kedharapan sampe gemetaran sambil membawa telur yg sehabis di masak, alhasil telurnya jatuh kenaa pasir
Pukul 5 pagi kami bangun, & lihat view di depan tenda, bagus sekali lihat sunrise di Gunung hmm, udaranya sejuk banget, ditambah banyaknya pendaki yg memfoto sunrisenya.
Pukul 7, upacara dimulai, para pendaki antusias mengikutinya, hormat & menyanyikan lagu kebangsaan kita, Indonesia Raya. Seiring berjalannya upacara, akhirnya selesai, ada salah satu komunitas yg membagikan stiker, ahh sayang sekali saya ga kebagian, karena posisi saya ada di dalam tenda sebentar.
Selesai upacara, rombongan kami memasak mie, nasi & telur. Juru masaknya mas Huri, kita yg cewe cewe malah nunggu makanan di tenda. Mereka menyiapkan plastik & kresek, karena gaada piring gays, yaudah terpaksa pakai seadanya
Ketika semuanya sudah membereskan peralatan masak, di sesi terakhir kita mau foto di plakat yg bertuliskan MT Pundak.
Nah, waktunya pulang, kita sudah membereskan tenda, sampah & lain lain. Akhirnya sebelum pulang kita foto lagi karena masih ada yg kurang personilnya eheh
Di perjalanan pulang, cuaca cerah, tetapi ga terlalu panas, karena daun daun di pohon melindungi kita dari sengatan matahari. Nova mengambil ranting panjang untuk di buat trackingpole, alhasil ketika dia mau lompat dari atas ke bawah, tetapi ga terlalu tinggi, lah kok dia malah nyungsep, rantingnya patah. Aku gatau mau ngakak atau kasian, jenaka sih, tetapi saya segera menolongnya walaupun sambil menahan tawaku.
Di perjalanan juga, saya melihat hidung Bayu mengeluarkan darah, tanpa dia sadari, saya memberitahunya, & dia juga kaget, saya memberi tisu buat dia. Di tengah perjalanan ada air terjun kecil, cocok untuk yg mau membersihkan diri dari kotoran kotoran pasir. Seger banget jeguran di situ
Sampai bawah, kita langsung membuang sampah dekat pos, & terus kita mengkonfirmasi ke pos perizinan kalau kita sudah turun dengan selamat
Di tempat parkir kita dari Rombongan Surabaya & Gresik pulang masing masing, kita bersalaman & berpamitan
Kemarin 22:44