Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pernah lihat para pejabat yg sibuk berswafoto ada yg sujud syukur, ada yg basah-basahan menerjang banjir ada juga yg masuk gorong-gorong. Tidak cuma itu ada yg menerjang jalan yg rusak dengan motor, bahkan ada yg tidur di koridor kereta yg sedang berjalan.
Pejabat di negeri ini memang sangat menarik untuk di ikuti sepak terjangnya, semua harap menunjukkan kualitas kerja dengan cara yg sederhana, merakyat, bahkan jadi obrolon para kuli tinta.
Hingga ramai di media sosial kalau itu semua hanyalah "Pencitraan" nampaknya kata-kata itu amat menyakiti hati pejabat yg berjuang tulus demi rakyat. Pejabat di negeri ini memang akan sering disalahkan oleh kaum nyinyir, mau berbuat kebaikan apa saja tetap tak dipandang oleh mata.
Semua yg dilakukan hanyalah omong kosong, cuma terlihat untuk baik dimata banyak media. Namun dibalik itu semua tak sesuai dengan citra yg sedang dibentuk.
Di depan terkadang bersikap A dibelakang bersikap B, sebuah hal yg akan menyakiti hati rakyat bila itu dilakukan. Entah apa motivasinya berbuat seperti itu, kenapa hidup tidak jujur-jujur saja. Apa dengan berbuat seperti itu rakyat akan peduli?
Hmmm... tetapi bagaimana bila faktanya itu memang sikapnya A tetapi dibuat seolah-olah jadi B oleh pihak yg tak bertanggung jawab.
You know lah berita hoax saat ini, seakan jadi panah beracun yg akan memutar balikkan fakta & keadaan yg terjadi. Jadi rakyat dibuat bingung ketika hoax yg dilakukan terus menerus akan berubah jadi sebuah fakta, & itu bukan satu dua korbannya bahkan banyak.
Hingga netizen pun benci kepada para pejabat karena terbawa suasana, mereka lantang untuk menghina karena merasa tak sependapat. Hingga akhirnya banyak korban jatuh dari kalangan mereka yg sebenarnya termakan propaganda oknum yg bermain.
Penjara pun menanti ketika kritikan jadi hinaan, semua itu dilakukan oleh oknum yg sukses mengerjakan kebohongan & ditelan mentah-mentah oleh korbannya.
Hingga banyak orang beranggapan pejabat akan sering ingkar janji, tak dapat dipercaya kata-katanya, bahkan dianggap sosok yg tak berbudi luhur. Waduh kalau begitu semua anggapan orang, maka "trust" akan menghilang ketika itu sudah tidak ada maka apa yg terjadi selanjutnya?
"Kehancuran"
Ya itu yg akan terjadi, bagaimana kita menyikapi hal ini? Diam atau bereaksi, monggo gansis kita waspada oknum yg membalikkan fakta banyak disekitar loh, dapat berada dimana saja termasuk teman sendiri. Salam, saya c4punk see u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2020
referensi : klik
Pic : google
GIF
Kunjungi blog grup kompak di kaskus, klik banner dibawah ini.