• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pencabulan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Berdalih diajak melihat kampanye, seorang remaja putri diperkosa teman dekatnya. Tidak terima perlakuan itu, orang tua korban bersama korban melaporkan kasus tersebut ke kantor polisi.

Fz, Perempuan berusia 15 tahun, warga desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Situbondo melaporkan kasus yang menimpanya ke kantor Polres Situbondo, Kamis (20/3/2014). Dia diantar kakaknya sat menceritakan kejadian perkosaan kepada penyidik.

Menurut Fz, pemerkosaan itu terjadi Senin (17/3). Dia enggan melapor lantaran malu. Namun setelah didesak keluarganya, diapun akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya itu ke kantor polisi

"Pelakunya Yayan, teman dekat. Awalnya dia minta izin keluar rumah sambil nonton kampanye. tapi, sampai sehari semalam tidak pulang. Saya curiga dan menanyakan kepada dia. Dan dia jawab diperkosa," kata Kakak Fz, Fatimah.

Usai kejadian itu, korban diantar ke gang rumahnya dan pelaku kemudian kabur hingga sekarang.

2 Pedagang Mengaku Setubuhi Gadis SMP di Makam & Toilet

Petugas Polsek Jambangan, Surabaya, Jawa Timur, menangkap dua pedagang makanan karena menyetubuhi remaja perempuan berusia 14 tahun. Keduanya sudah mengakui perbuatan mereka, namun membantah ada unsur paksaan di balik persetubuhan tersebut.

Salah seorang pelaku, Tedi Sujana alias Erfan (23), mengaku menyetubuhi korban bersama rekannya, Waudin, di beberapa tempat. Selain bergiliran, perbuatan itu juga dilakukan sendiri-sendiri. Erfan sendiri mengaku pernah menyetubuhi remaja yang masih duduk di bangku SMP itu di toilet balai RW tak jauh dari rumah korban sebulan lalu.

“Pernah juga di kuburan daerah Karah,” ujarnya di Mapolsek Jambangan, Kamis 20 Maret 2014.

Sementara itu, Waudin pernah menyetubuhi korban di halaman rumahnya.

“Tidak ada pemaksaan. Kadang-kadang dia saya kasih uang untuk jajan. Kalau dia minta batagor ya saya kasih,” ujar Erfan.

Meski hubungan dilakukan suka atas suka, namun polisi tetap menjerat mereka. Pasalnya korban masih di bawah umur. Erfan dan Waudin bakal dijerat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Seperti diberitakan, kasus ini terungkap setelah korban menceritakan apa yang dialaminya kepada teman-teman sekolah. Informasi itu pun sampai ke telinga guru dan dilanjutkan ke orangtua korban. Orangtua langsung melaporkan kasus ini ke polisi. Erfan dan Waudin ditangkap pada Rabu lalu.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.