• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Penataan Koridor Jensud Solo-Pasar Gede

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
P1gDB.jpg
Kelanjutan proyek Koridor Jenderal Sudirman (Jensud)-Pasar Gede mulai terancam. Hingga akhir tahun, kucuran danang Rp13 miliar yang digadang-gadang dari pemerintah pusat tak kunjung turun.

Pemkot mulai berancang-ancang menyiapkan duit APBD untuk keberlanjutan program. Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo, Endah Sitaresmi, saat ditemui wartawan di Balai Kota, Jumat (22/11/2013), mengatakan pengerjaan Koridor Jensud-Pasar Gede awalnya diplot memakai danang APBN dengan total biaya Rp20 miliar.

Namun, sebagian danang yang diajukan sejak akhir tahun 2011 itu tak kunjung direspons pemerintah pusat. “Kalau bantuan kan biasanya berkelanjutan sampai tuntas. Pada 2012, danang turun Rp7 miliar untuk membuat pedestrian di Jl. Jensud. Namun sisanya sampai sekarang tidak ada kabar,” ucap dia.

Rencananya, penataan Koridor Jensud-Pasar Gede tahap dua menyasar Jl. Mayor Kusmanto, bantaran Kali Pepe (dari Jembatan Pasar Gede sampai Kretek Gantung), Jl. R.E. Martadinata hingga kawasan Benteng Vastenburg (Jl. Kapten Mulyadi).

Pihaknya mengatakan eks-SPBU yang ada di Jl. Mayor Kusmanto rencananya bakal dibikin parkir basement dan taman. Sementara Jl. R.E. Martadinata akan dibuat jalur pedestrian. Lantaran danang dari pusat nihil, pihaknya memilih berkonsentrasi ke pembuatan pedestrian di Jl. Kapten Mulyadi (timur benteng).

Duit senilai Rp1,3 miliar telah dianggarkan di APBD 2014 untuk merealisasi program tersebut. “Sekarang tempat itu kan masih dipakai pasar darurat. Setelah pedagang kembali ke Pasar Kliwon, proyek bakal dikerjakan. Jalur pedestrian ini menyambungkan Jl. Mayor Kusmanto dan Jl. Mayor Sunaryo (Galabo),” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Solo, Agus Djoko Witiarso, masih berharap danang pemerintah pusat untuk kelangsungan proyek. Menurutnya, Koridor Jensud-Pasar Gede bakal lama terealisasi jika hanya mengandalkan APBD. “Pembiayaan diharapkan tetap sharing pusat dan daerah. Prosesnya bertahap tidak masalah,” kata dia.

Agus menambahkan, penataan eks SPBU Lojiwetan menjadi prioritas di samping pembuatan jalur pedestrian di Jl. Kapten Mulyadi tahun depan. Pihaknya menyebut penataan SPBU akan terkoneksi dengan penataan Kali Pepe. “Jembatan di sungai bakal direvitalisasi untuk mendukung konsep kawasan,” tandasnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.