yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Era mobil terbang belum sepenuhnya siap, paling cepat bakal terwujud dua tahun mendatang. Meski begitu, produsen mobil terbang asal Amerika Serikat, Terrafugia terus melakukan penyempuraan model mobil yang akan dipasarkannya.
Dilansir USA Today, Rabu 8 Mei 2013, kali ini mereka memperkenalkan desain baru dari mobil terbang Terrafugia. Bentuknya lebih kompak dibanding model sebelumnya --masih mengunakan sayap yang bisa dilipat.
Kini bodinya lebih ringkas dengan sayap tidak terlalu besar dan baling-baling yang dapat dilipat. Model terbaru itu diberi nama Terrafugia TF-X.
Inovasi desain baru yang dilakukan Terrafugia berdampak pada kepraktisan saat menerbangkannya, karena TF-X tidak perlu lagi ambil ancang-ancang seperti pesawat yang hendak terbang, melainkan bisa langsung terbang secara vertikal dengan menggerakkan baling-baling yang berputar lewat teknologi tilt-rotor---yang digunakan Marinir AS atau disebut V-22 Osprey.
Begitu berada di udara, baling-baling secara otomatis melipat, sehingga tidak mengganggu aspek aerodinamika. Adapun ketika di darat, mobil ini tetap menggunakan mesin konvensional.
"Kami merasa ini adalah waktu kita untuk berbagi visi mengenai masa depan. Jika Anda tidak mulai hari ini, tentu tidak akan terjadi," ujar Richard Gersh, Wakil Presiden Pengembangan Bisnis Terrafugia.
Mobil yang diberi nama Terrafugia --dalam bahasa latin berarti "kabur dari daratan", dirancang untuk dua penumpang, mengadopsi desain dan teknologi pesawat ringan.
Lebih dari 100 orang diklaim perusahaan telah memesan mobil ini dengan harga per unit US$279.000 atau sekitar Rp2,5 miliar. Bagi yang berminat diwajibkan memberikan uang jaminan US$10.000 atau sekitar Rp91 juta.