• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pemimpin Evangelis Kembali Ke Katolik

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. 12qm7da
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

12qm7da

IndoForum Newbie B
No. Urut
24616
Sejak
25 Okt 2007
Pesan
192
Nilai reaksi
8
Poin
18
PEMIMPIN EVANGELIS KEMBALI KE KATOLIK
( oleh Alan Cooper, Staff penulisWashington Post, Sabtu, 12 Mei 2007 )


Presiden Evangelical Theological Society ( sebuah lembaga keagamaan yang beranggotakan 4300 ahli teologi Kristen Protestan ) mengundurkan diri bulan ini karena dia bergabung dengan Gereja Katolik Roma.

Pengumuman ini disampaikan oleh Francis J. beckwith, professor universitas Baptist-Affiliated Baylor di Waco, Tex,

“ Ini adalah hari yang menyedihkan untuk semua pengikut-pengikut dari reformasi Protestan , untuk semua yang hidup dan mati untuk kebenaran ini.” Douglas Groothuis, professor seminari Evangelical Denver di dalam berita di blog pribadinya, berkomentar dengan keras “ ..Kamu sedang mengalami kesalahan teologi “

Beckwith bukan yang pertama, atau yang paling menonjol, ahli teologi yang pindah ke katolik pada tahun-tahun belakangan ini. Yang lainnya termasuk sen, sam Brownback, scott hahn, dan rev. Richard john neuhausm editor majalah first things. Di sisi lain gereja katolik juga mengalami hal yang sama, gereja katolik telah kehilangan banyak pengikutnya ke gereja evangelis pentakosta, terutama di amerika latin.

Beckwith mengatakan bahwa selama ini dia setuju dengan kritik terhadap gereja katolik yang dikemukakan oleh Martin Luther dan pemimpin lainnya pada saat reformasi abad ke-16, yang mana menekankan kebenaran alkitab daripada pernyataan pemimpin gereja. Dan yang memperdebatkan dasar pembenaran oleh kasih karunia Tuhan bukan dari surat pembebasan dosa.

Akan tetapi pemikiran ini telah berubah, dia mengatakan, setelah dia mempelajari lebih dalam tentang teologi katolik, termasuk pekerjaan-pekerjaan Cardinal Joseph Ratzinger ( sekarang Paus benedict 16 )

Beckwith berkata dia juga sangat terpengaruh oleh deklarasi pengabungan oleh federasi Luther sedunia dan dokrin dasar gereja katolik, tentang perjalanan panjang menuju pembersihan sumber sejarah pemisahan ini.

“ dewasa ini, alasan reformasi telah diperdebatkan dasar kebenarannya, jika itu tidak menjadi pokok persoalan lagi, aku akan menjadi seorang katolik,” kata beckwith “ bagi saya tidak alasan yang kuat untuk menjadi protestan, kemudian posisi seharusnya adalah milik gereja mula-mula”

Catatan editor:
Di sini kita dapat melihat kehancuran hasil dari upaya pembicaraan pengabungan paham gereja. Ini mengenapi nubuatan. Francis Beckwith, seorang yang terkemuka, ahli agama protestan mengambil suatu kesimpulan setelah mengikuti suatu pembicaraan antar agama. Dia menyimpulkan bahwa tidak ada alasan yang kuat untuk menjadi seorang protestan dan kembali ke Roma. Muslim juga di bawah pengaruh Roma. Mereka telah belajar di Universitas Pontifical Gregorian Jesuit. Apakah ini berarti muslim aliran keras atau teroris telah mengikuti pelatihan Jesuit? Kita akan terkejut siapa selanjutnya yang akan menjadi salah satu yang jatuh ke dalam jalan kampong halaman Roma dan mengikuti jalur Romanisme.
 
Jangan sesat!!!!!!!!! Semua umat gereja Lutheran dan seharusnya semua umat Kristen adalah milik Kristus yang tercermin dalam gereja yang satu, kudus am/katolik, dan rasuli/apostoli sesuai semua Kredo yang ada yang dibuat berdasarkan ilham dari Roh Kudus sendiri semenjak zaman para rasul sendiri. Siapan yang menyatakan bahan penyatuan gereja adalah salah, melanggar Credo ini dan secara otomatis membela bidat yang diserang dengan Credo-Credo tersebut. Sekalai lagi Jangan sesat!!!!!!!!!
 
tenang bro, keep focus on Jesus Christ aja, jangan melihat manusia, apapun predikatnya baik pemuka agama ataupun ahli ini dan itu, selama masih menyandang predikat sebagai manusia, suatu saat masih bisa jatuh kedalam dosa, Jesus see your heart not your deed.
 
Salam.
Urun rembung nih. Saya beragama Kristen Protestan.

Menurut saya pada dasarnya semua agama itu sama. Maksud sama adalah bahwa agama itu sendiri ada adalah suatu alat (cara) dimana kita berusaha mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan cara mengikuti atau menjalani, bahkan menjiwai (mengimani) dengan sungguh2, niscaya semua orang taat akan seluruh ajaran yang diterapkan Sang Maha Pencipta.
Terkadang kita dibingungkan sendiri akan agama itu sendiri, ada yang bersikap kukuh terhadap kepercayaan / agama yang dianutnya itu sebagai sesuatu yang paling ..., tapi itu semua kembali kepada kita masing2, bagaimana hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Hal ini terwujud dalam tingkah laku, cara berpikir dan pengungkapan abstrak di kehidupan kita sehari2 kita dengan sesama & lingkungan sekitar (alam) kita dimana kita berada.
Jika merasa hal tersebut (perbedaan pandangan, visi, misi, bahkan cara perwujudan dalam aplikasi beragama dan berkehidupan bermasyarakat) menjadikan kita terpecah-pecah, niscaya tidak ada seorang pun yang paling ...
Memang kadang kala dalam setiap agama / kepercayaan ada sesuatu yang membuat masing2 itu menjadi berbeda satu dgn lainnya. Tapi biarlah itu ada sebagai identitas.

Saya berharap dgn apa yang telah saya sampaikan menjadi terbuka wawasan kita, dimana bukan agama (dan apa yang termasuk di dalamnya) yang menjadi kita mempunyai arti di keberadaan kita, tetapi hanya dengan terus membangun hubungan pribadi dengan Sang Maha Pencipta serta mengaplikasikannya (mempraktekkannya) secara benar dan tepat.

Salam.
 
@Peter Winardi
Salam,
Jika anda menguraikan mengenai agama secara demikian maka asaya kuatir anda belum mengerti seberapa dalam agama ( "Kristen " ) yang anda anut. Saya kuatir anda akan terjebak di dalam pemikiran pada akhirnya melawan Kekristenan sejati itu sendiri.
Benar agama mengajarkan kebaikan, namun anda bisa lihat kebaikan tersebut mempunyai bobot yang berbeda pada masing masing agama. Sebagai seorang Kristen memang terkesan kita adalah seorang yang eksklusif dan terlalu menganggap diri yang terbaik dan jalan satu satunya. Tetapi itu yang dikatakan oleh Firman Tuhan dan jika kita mengatakan diri kita sebagai orang Kristen mengapa kita harus menyangkalinya. Permasalahan dengan menghormati agama lain itu harus dan wajib kita jaga namun itu soal lain, berbeda dengan inti kepercayaan Kristen. Tidak menghormati orang dan agamanya belum cukup menggambarkan kita sebagai orang Kristen yang menjalankan Firman Tuhan tetapi menyamakan nya dengan Kekristenan saya kuatir kita belum menjadi seorang Kristen.
Tuhan memberkati
 
@semua user Adventis
Saya tidak mengerti. Anda mengatakan diri anda sesuai pandangan MArtin Luther. Tetapi, dalam kenyataan anda bertentangan dengan beliau, misalnya seprti yan saya katakan di atas. Mohon Penjelasannya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.