Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Hampir setiap orang mengalami rasa ngatuk usai makan siang. Apalagi diantara jam satu dan dua, berhadapan di depan komputer terasa berat, karena mata terasa lelah. Bahkan tak sedikit orang yang mengatakan, "lapar bodoh" dan "kenyang mengantuk."
Menurut para imuwan AS, rasa kantuk siang hari sebenarnya dipengaruhi oleh pola dan porsi makan.
Melansir Genius Beauty, karbohidrat dan lemak yang tidak seimbang, menjadi pemicunya. Karbohidrat berfungsi meningkatkan efisiensi kerja, namun lemak sebaliknya. Semakin tinggi lemak, maka derajat mengantuk siang hari akan semakin tinggi.
Tim peneliti menganalisa tingkat kantuk atau kewaspadaan 31 orang sehat. Para responden berusia 18-65 tahun, tidak gemuk, dan memiliki pola tidur yang normal. Tim peneliti mencatat pola makan mereka.
Pola makan tinggi lemak ternyata terkait erat dengan mudahnya kita mengantuk di siang hari, sementara makanan tinggi karbohidrat membuat kita lebih waspada.