• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Pemerintah Ultimatum Produsen BlackBerry

Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.

semutsedeng

IndoForum Senior C
No. Urut
69471
Sejak
27 Apr 2009
Pesan
5.596
Nilai reaksi
138
Poin
63
TEMPO Interaktif, Jakarta - Departemen Komunikasi dan Informatika mengultimatum Research In Motion (RIM) untuk segera mendirikan pusat layanin purna jual BlackBerry di Indonesia paling lambat 16 Juli 2009. Jika tidak dipenuhi, maka Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi memutuskan menolak setiap permohonan impor BlackBerry.
ADVERTISEMENT

Tenggat diberikan berdasar surat yang ditandatangani Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Basuki Yusuf Iskandar pada 1 Juli lalu. Surat yang dikirimkan kepada penyelenggara telekomunikasi dan para importir (vendor) itu juga ditembuskan kepada Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, dan Direktur Jendeerak Bea dan Cukai.

"Jadi, batas waktunya terhitung 15 hari kalender sejak ditanda-tangani surat tersebut," kata Kepala Pusat Indormasi dan Humas Departemen Komunikasi dan Informatika, Gatot S. Dewa Broto, dalam penjelasan resminya, Minggu (5/7).

Konsekuensi kedua, ia melanjutkan, sertifikat alat perangkat telekomunikasi yang pernah diterbitkan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi terhadap semua produk BlackBerry akan dibekukan. Akibatnya, pemegang sertifikat produk BlackBerry untuk sementara tidak dapat melakukan importasi atas produk tersebut sampai ada komitmen dan realisasi dari RIM.

Menurut Gatot, keputusan pemerintah meminta RIM membuka layanin purna jual dalam rangka melayani dan melindungi konsumen BlackBerry di Indonesia. Apalagi, saat ini pertumbuhan penjualan BlackBerry di Indonesia semakin tinggi.

"Jadi kami sudah memberikan kesempatan dulu, dan keputusan keluar bukan karena kehendak sepihak pemerintah," ujarnya. "Meski bisa saja pemerintah menghentikan sertifikasi ini sejak beberapa bulan lalu."

Meski begitu, masyarakat yang telah menggunakan BlackBerry diberi jaminan tetap dapat menggunakan telepon pintar itu. Jaminan juga diberikan terhadap masyarakat yang akan membeli BlackBerry. "Tapi, kami himbau agar membeli perangkat BlackBerry yang bersertifikat, berlabel, dan bukan dari pasar gelap," ujar Gatot.

Sab : tempointeraktif
 
Dah banyak di pakai terus gak ada kantor pelayanannya kan gak bagus tuh......................../hmm/hmm/hmm


Semoga saja mereka cepat merespon tuhy peringatan pemerintah..............................:D:D:D
 
Maaf bro..repost..... /swt

Kode:
https://www.forum.or.id/showthread.php?t=85071

thx, keep on posting /no1

/thx
 
Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.