• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Pemerintah Terus Awasi Keamanan Papua

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
TUHVb.jpg
Pemerintah terus memantau situasi dan kondisi Papua. Peristiwa penembakan seporadis yang dilakukan kelompok tak dikenal mengakibatkan kondisi Papua semakin tidak kondusif beberapa hari belakangan ini.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengatkan, aparat keamanan daerah maupun pusat terus mengkaji dan menelusuri modus serta pelaku penembakan tersebut. Pemerintah khawatir penembakan akan terjadi lagi.

"Jadi follow up dari apa yang saya sampaikan kemarin, jadi kita aparat keamanan, pemerintah daerah, saat ini masih terus mengelola apa yang terjadi di Papua. Jadi, sudah tentu kita harus waspada, masyarakat juga diminta untuk tenang, apakah perkiraan nanti ada dampak susulan dari kejadian kemarin atau tidak," ungkap Djoko kepada wartawan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (15/6/2012).

Dia mengakui Papua belum normal seratus persen karena sebagian masyarakat masih ketakutan.

"Tapi sampai saat ini suasana belum pulih benar tapi bahwa masih ada keengganan masyarakat untuk beraktivitas itu masih ada, tetapi tidak lalu menjadi seolah kota itu kota mati. Aktivitasnya ada, hanya tidak senormal aktivitas biasa. Saya kira dengan kejadian kemarin seperti itu," jelasnya.

Dia menambahkan, pemerintah serta aparat keamanan akan melakukan sosialisai agar masyarakat tetap tenang. Dari hasil penyelidikan sementara, kata dia, peristiwa tersebut bukanlah peristiwa besar.

Mengomentari penembakan Ketua I Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Mako Tabuni, Djoko mengatakan hal itu bukanlah pelanggaran. Aparat terpaksa menembak korban lantaran ingin merebut senjata.

"Seandainya, kemarin yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan, tidak berupaya merebut senjata, dan beliau juga tidak membawa senjata api berpeluru, kan teman-temannya yang kemarin ditangkap, juga ditangkap baik-baik, hidup-hidup, tidak diapa-apakan," paparnya.

"Ini adalah dinamika di lapangan yang dihadapi oleh aparat Kepolisian. Di tempat lain juga sama. Tidak hanya di Papua,” katanya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.