facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
"Sekitar nol persen. Bisa minus, bisa plus," kata Bambang di gedung parlemen, Jakarta.
Kemunginan, ia melanjutkan, inflasi September berada di kisaran nol persen hingga 0,2 persen. "Syukur-syukur bisa deflasi," kata Bambang.
Namun, Bambang enggan menjelaskan lebih rinci mengenai pemicu inflasi pada bulan September. "Yang mahal, kan, kebutuhan pokok. Harganya ada yang naik dan turun. Tidak semuanya harganya turun, misalnya presentase beras masih besar," kata dia.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik telah mengumumkan tekanan inflasi mereda mencapai 1,12 persen (month to month/mtm) atau 8,79 persen (year on year/yoy) pada Agustus 2013, setelah mencatat inflasi yang cukup tinggi pada bulan sebelumnya, Juli yang sebesar 3,29 persen (mtm) atau 8,61 persen (yoy).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Difi A Johansyah, Selasa 3 September 2013, mengatakan bahwa inflasi tersebut lebih rendah dari perkiraan Survei Pemantauan Harga (SPH) bunk Indonesia. "Diperkirakan, laju inflasi akan mulai kembali pada pola normalnya mulai September ini," ujar dia dalam keterangan tertulisnya