• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pemerintah Impor Ribuan Ton Bubuk Cabai

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
MAE5w.jpg
Menteri Pertanian, Suswono, Kamis 4 Juli 2013, menegaskan pemerintah akan mengimpor 10 ribu ton cabai pada semester kedua 2013, namun dalam bentuk cabai bubuk.

"Ya, kami akan mengimpor cabai bubuk," tegas Suswono dalam konferensi pers "Kesiapan Penyediaan Pangan, Langkah-langkah Antisipasi, Stabilisasi Pasokan, Distribusi serta harga Pangan Menjelang Puasa dan Lebaran 1434 H" di Kementerian Pertanian, Jakarta.

Suswono mengaku, impor cabai dilakukan pemerintah karena ada kemunduran jadwal panen petani cabai sehingga membuat pasokan menjadi terbatas. Panen cabai yang seharusnya pada Juni lalu mundur menjadi Juli ini.

Ia menjelaskan, cabai produksi Indonesia tidak boleh digunakan sebagai bahan baku produksi. "Industri tidak boleh mengambil produk lokal. Mereka mengambil produk impor," kata dia.

Sementara itu, Suswono juga meminta kepada para importir bawang merah yang telah mendapatkan izin agar segera melakukan importasi bulan ini. Hal ini dilakukan pemerintah untuk mencegah kejatuhan harga bawang menjelang panen raya bulan depan.

"Mereka yang telah mendapatkan izin impor, secepatnya merealisasikan bulan ini Jangan sampai impor bulan Agustus karena bisa menjatuhkan harga petani," kata Menteri asal Partai Keadilan Sejahtera ini.

Pemerintah berencana mengimpor 16.781 ton bawang merah dengan pintu masuk dibatasi hanya di Pelabuhan Belawan, Medan, dan Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.