roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Kamis, 13 November 2008 | 20:46 WIB
JAKARTA, KAMIS - Pemerintah AS membantah memberlakukan kembali peringatan perjalanan (travel warning) bagi warganya untuk berkunjung ke Indonesia pascaeksekusi mati tiga terpidana Bom Bali I. Travel warning yang pernah dikeluarkan telah dicabut pada 23 Mei 2008 dan belum pernah dikeluarkan lagi.
Menurut keterangan yang dirilis Kedutaan Besar AS di Indonesia, Kamis (13/11), menyebutkan peringatan perjalanan ke Indonesia telah dicabut oleh pemerintah AS karena pemerintah Indonesia menunjukkan peningkatan dalam keamanan. Indonesia juga tidak mengalami serangan teroris dalam skala besar sejak Oktober 2005 dan pemerintah Indonesia telah membongkar, menangkap, dan mengadili berbagai unsur terorisme.
Pascaeksekusi tiga terpidana mati Bom Bali I, Amrozi dan kawan-kawan, tersiar kabar bahwa pemerintah AS akan kembali memberlakukan travel warning ke Indonesia karena muncul sejumlah ancaman. Hal ini pula yang disebut menjadi alasan dibatalkannya konser Rihanna di Indonesia.
Terkait hal tersebut, Kedutaan Besar AS menyatakan pesan waspada memang secara berkala diberikan bagi warganya yang terdaftar di kedutaan tersebut. Namun, pesan tersebut tidak menggantikan travel warning yang telah dicabut dan tidak dimaksudkan sebagai larangan terhadap warga AS atau warga lain untuk berkunjung ke Indonesia.
WAH - sumber antara
JAKARTA, KAMIS - Pemerintah AS membantah memberlakukan kembali peringatan perjalanan (travel warning) bagi warganya untuk berkunjung ke Indonesia pascaeksekusi mati tiga terpidana Bom Bali I. Travel warning yang pernah dikeluarkan telah dicabut pada 23 Mei 2008 dan belum pernah dikeluarkan lagi.
Menurut keterangan yang dirilis Kedutaan Besar AS di Indonesia, Kamis (13/11), menyebutkan peringatan perjalanan ke Indonesia telah dicabut oleh pemerintah AS karena pemerintah Indonesia menunjukkan peningkatan dalam keamanan. Indonesia juga tidak mengalami serangan teroris dalam skala besar sejak Oktober 2005 dan pemerintah Indonesia telah membongkar, menangkap, dan mengadili berbagai unsur terorisme.
Pascaeksekusi tiga terpidana mati Bom Bali I, Amrozi dan kawan-kawan, tersiar kabar bahwa pemerintah AS akan kembali memberlakukan travel warning ke Indonesia karena muncul sejumlah ancaman. Hal ini pula yang disebut menjadi alasan dibatalkannya konser Rihanna di Indonesia.
Terkait hal tersebut, Kedutaan Besar AS menyatakan pesan waspada memang secara berkala diberikan bagi warganya yang terdaftar di kedutaan tersebut. Namun, pesan tersebut tidak menggantikan travel warning yang telah dicabut dan tidak dimaksudkan sebagai larangan terhadap warga AS atau warga lain untuk berkunjung ke Indonesia.
WAH - sumber antara