Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
MOGADISHU - Salah seorang pembajak laut kawakan Somalia, Mohamed Abdi Hassan, mengumumkan pensiun dan ke luar dari kelompoknya. Pria yang dikenal dengan nama panggilan Mulut Besar ini juga menyarankan agar langkahnya diikuti para perompak lain. "Setelah menjadi pembajak laut selama delapan tahun, saya memutuskan untuk mundur dan mulai hari ini, saya tidak akan terlibat dalam kegiatan kelompok ini," tuturnya kepada para wartawan di ibukota Somalia, Mogadishu.
Dia juga meminta agar pemerintah Somalia memberi pelatihan kepada pembajak laut agar bisa mendapat penghasilan yang layak untuk menopang kehidupan mereka. Bagaimanapun dia tidak menjelaskan alasan pengunduran dirinya. Laporan yang dikeluarkan Kelompok Pengamat PBB untuk Somalia dan Eritrea tahun lalu menyebutkan dia sebagai pemimpin bajak laut yang paling tersohor dan berpengaruh.
Kelompoknya diduga terlibat dalam penyanderaan tahun 2008 atas MV Faina, kapal Ukraina yang membawa 33 tank dari zaman Uni Soviet yang sudah diperbaiki. MV Faina dibebaskan sekitar empat bulan kemudian dengan uang tebusan yang diperkirakan mencapai US$3 juta