Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Dr. Andik Matulessy, M.Si, Psikolog berkesempatan mengikuti Kegiatan Pembinaan & Pelaksanaan Pemantapan Nilai Kebangsaan serta Pelatihan yg digelar Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung secara virtual & tatap muka di Jakarta Pusat, Senin (07/06/21).
Sebagai peserta yg dinyatakan lolos dalam Program Pelatihan untuk Pelatih atau Training of Trainer(ToT) tersebut, Andik menyebutkan bahwa ke depannya peserta memiliki kesempatan jadi trainer terkait nilai kebangsaan.
Dari ToT ini akan jadi trainer ke sekolah maupun kampus supaya dapat menyebarluaskan nilai kebangsaan, mulai pendidikan dasar, menengah hingga Pendidikan tinggi. Tahun ini ada 4 angkatan, masing-masing 100 peserta. Saat pembukaan kemarin, setiap angkatan diwakili 5 orang, saya termasuk perwakilan angkatan pertama, ujar Andik
Lebih lanjut Dosen Psikologi Untag Surabaya tersebut menyampaikan, generasi milenial yg lebih diketahui sebagai generasi dengan segala perkembangan jaman & kemajuan teknologi yg ada, diharapkan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Motivasi saya adalah bagaimana dalam konteks sekarang mengajarkan nilai kebangsaan supaya diterima generasi milenial, ini kan agak susah ya. Harapannya walau mereka mengikuti modernisasi, tetapi tidak lepas dari nilai kebangsaan, kata Kepala Pusat layanin Psikologi Untag Surabaya tersebut.
Untuk ke depannya, pemahaman terkait nilai-nilai kebangsaan dalam Training of Traineryang akan diterapkan oleh Andik akan diawali dari sisi internal terlebih dahulu, dalam hal ini adalah kampus Untag Surabaya. Ia menyebutkan ada beberapa hal mendasar yg harus ditanamkan.
Konteks kecil seperti kedisiplinan & kebersihan juga menjaga bangsa & negara. Penanaman nilai kebangsaan seperti ini dapat dimulai sejak kecil. Di Jerman, anak kecil mencari zebra cross terlebih dahulu, baru kemudian menyebrang, ungkap Andik.
sumber :https://yogirakasiwi.medium.com/pent...an-fccddf87f8e
Hari ini 15:12
Sebagai peserta yg dinyatakan lolos dalam Program Pelatihan untuk Pelatih atau Training of Trainer(ToT) tersebut, Andik menyebutkan bahwa ke depannya peserta memiliki kesempatan jadi trainer terkait nilai kebangsaan.
Dari ToT ini akan jadi trainer ke sekolah maupun kampus supaya dapat menyebarluaskan nilai kebangsaan, mulai pendidikan dasar, menengah hingga Pendidikan tinggi. Tahun ini ada 4 angkatan, masing-masing 100 peserta. Saat pembukaan kemarin, setiap angkatan diwakili 5 orang, saya termasuk perwakilan angkatan pertama, ujar Andik
Lebih lanjut Dosen Psikologi Untag Surabaya tersebut menyampaikan, generasi milenial yg lebih diketahui sebagai generasi dengan segala perkembangan jaman & kemajuan teknologi yg ada, diharapkan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Motivasi saya adalah bagaimana dalam konteks sekarang mengajarkan nilai kebangsaan supaya diterima generasi milenial, ini kan agak susah ya. Harapannya walau mereka mengikuti modernisasi, tetapi tidak lepas dari nilai kebangsaan, kata Kepala Pusat layanin Psikologi Untag Surabaya tersebut.
Untuk ke depannya, pemahaman terkait nilai-nilai kebangsaan dalam Training of Traineryang akan diterapkan oleh Andik akan diawali dari sisi internal terlebih dahulu, dalam hal ini adalah kampus Untag Surabaya. Ia menyebutkan ada beberapa hal mendasar yg harus ditanamkan.
Konteks kecil seperti kedisiplinan & kebersihan juga menjaga bangsa & negara. Penanaman nilai kebangsaan seperti ini dapat dimulai sejak kecil. Di Jerman, anak kecil mencari zebra cross terlebih dahulu, baru kemudian menyebrang, ungkap Andik.
sumber :https://yogirakasiwi.medium.com/pent...an-fccddf87f8e
Hari ini 15:12