• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pelemahan Rupiah Lambungkan Harga Daging Sapi Impor

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
hBeWQ.jpg
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS turut berpengaruh pada bahan pangan impor, salah satunya adalah daging sapi. Para importir tidak bisa berbuat banyak menghadapi kondisi ini.

"Ya, pasti harga daging akan naik, karena kami menggunakan dolar AS setiap melakukan pembelian daging," kata Ketua Asosiasi Importir Daging, Thomas Sembiring, Kamis 22 Agustus 2013.

Thomas mengatakan, ada perbedaan modal yang dikeluarkan oleh para pelaku usaha tersebut ketika dolar merangkak naik.

"Misalnya, kami membeli daging senilai US$6 saat dolar Rp9.000, sehingga harganya menjadi Rp54.000. Tapi, saat dolar Rp11.000, harganya jadi Rp66.000. Itu baru modal, belum biaya yang lainnya," kata dia.

Belakangan ini, dolar kian perkasa, bahkan beberapa kali menembus level Rp11.000. Kondisi ini membuat para importir daging sapi pasrah, karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengendalikan harga daging sapi. "Mau marah dengan siapa?" kata dia.

Para pengusaha hanya bisa menggunakan strategi menurunkan keuntungan untuk menyiasati harga daging sapi impor tidak mahal. "Misalnya dari 10 persen jadi 5 persen, asal volume impornya tetap. Lagipula, strategi yang diterapkan perusahaan berbeda-beda," kata dia.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.