Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.366
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Pelatih ingin Malaysia U-19 bangkit ketika hadapi Vietnam di semifinal.
Pelatih Malaysia U-19 Hassan Sazali berbicara seusai pertandingan menghadapi Laos pada laga fase Grup B Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (11/7/2022). (ANTARA/Aldi Sultan)
Bekasi (ANTARA) - Pelatih Timnas Malaysia U-19 Hassan Sazali berharap timnya dapat bangkit ketika menghadapi Vietnam pada laga semifinal Piala AFF U19, Rabu nanti.
Berbicara seusai pertandingan di Bekasi, Senin, Hassan mengatakan kekalahan dari Laos diharapkan akan jadi pelajaran berharga untuk anak asuhnya sebelum tampil di partai semifinal.
"Satu pelajaran untuk semuanya, khususnya pemain, dengan pengalaman ini saya berharap kita akan kembali bangkit pada pertandingan semifinal melawan Vietnam," ujar Hassan.
Baca juga: Laos U-19 pastikan diri sebagai pemenang Grup B usai tekuk Malaysia 1-0
Pada pertandingan menghadapi Laos, hari ini, Malaysia harus takluk dengan skor 0-1 setelah kebobolan gol dari pemain bertahan Phoutthavong Sangvilay pada menit 66.
Hassan menjelaskan, pada pertandingan ini ada beberapa pemain utama yg mengalami kelelahan & dirinya memberikan istirahat kepada beberapa pemainnya supaya dapat bugar pada laga semifinal.
Soal laga menghadapi Vietnam, ia meminta anak asuhnya untuk tidak memberikan kesempatan sama sekali karena lawannya tersebut memiliki permainan yg baik.
"Vietnam dari segi permainan mereka cukup bagus, jadi kami tidak boleh memberikan mereka peluang untuk menguasai permainan," terang Hassan.
Malaysia melaju ke babak semifinal Piala AFF U-19 2022 dengan status pemenang dua Grup B dengan torehan 7 poin dari empat pertandingan.
Skuad Harimau Malaya tercatat mengamankan poin penuh ketika menghadapi Kamboja & Timor Leste, imbang melawan Singapura & kalah dari Laos.
Baca juga: Pelatih Laos U-19 percaya diri untuk hadapi Thailand di semifinal
Berita diatas dikutip dari internet, jika Pelatih ingin Malaysia U-19 bangkit ketika hadapi Vietnam di semifinal adalah spam, mohon beritahu kami.
Pelatih Malaysia U-19 Hassan Sazali berbicara seusai pertandingan menghadapi Laos pada laga fase Grup B Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (11/7/2022). (ANTARA/Aldi Sultan)
Bekasi (ANTARA) - Pelatih Timnas Malaysia U-19 Hassan Sazali berharap timnya dapat bangkit ketika menghadapi Vietnam pada laga semifinal Piala AFF U19, Rabu nanti.
Berbicara seusai pertandingan di Bekasi, Senin, Hassan mengatakan kekalahan dari Laos diharapkan akan jadi pelajaran berharga untuk anak asuhnya sebelum tampil di partai semifinal.
"Satu pelajaran untuk semuanya, khususnya pemain, dengan pengalaman ini saya berharap kita akan kembali bangkit pada pertandingan semifinal melawan Vietnam," ujar Hassan.
Baca juga: Laos U-19 pastikan diri sebagai pemenang Grup B usai tekuk Malaysia 1-0
Pada pertandingan menghadapi Laos, hari ini, Malaysia harus takluk dengan skor 0-1 setelah kebobolan gol dari pemain bertahan Phoutthavong Sangvilay pada menit 66.
Hassan menjelaskan, pada pertandingan ini ada beberapa pemain utama yg mengalami kelelahan & dirinya memberikan istirahat kepada beberapa pemainnya supaya dapat bugar pada laga semifinal.
Soal laga menghadapi Vietnam, ia meminta anak asuhnya untuk tidak memberikan kesempatan sama sekali karena lawannya tersebut memiliki permainan yg baik.
"Vietnam dari segi permainan mereka cukup bagus, jadi kami tidak boleh memberikan mereka peluang untuk menguasai permainan," terang Hassan.
Malaysia melaju ke babak semifinal Piala AFF U-19 2022 dengan status pemenang dua Grup B dengan torehan 7 poin dari empat pertandingan.
Skuad Harimau Malaya tercatat mengamankan poin penuh ketika menghadapi Kamboja & Timor Leste, imbang melawan Singapura & kalah dari Laos.
Baca juga: Pelatih Laos U-19 percaya diri untuk hadapi Thailand di semifinal
Berita diatas dikutip dari internet, jika Pelatih ingin Malaysia U-19 bangkit ketika hadapi Vietnam di semifinal adalah spam, mohon beritahu kami.