yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Faktor tidak percaya diri disebut sebagai salah satu karakter pelaku paedofilia, penyimpangan seksual yang cenderung dilakukan laki-laki dengan korban anak-anak. Penyebab lain penyimpangan ini adalah faktor trauma pada masa kecil.
"Mengapa seseorang menderita paedofil, secara psikologis adalah bahwa orang tersebut minder,"" kata kriminolog Ronny Rahman Nitibaskara, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/5/2014).
Menurut Ronny, para pelaku penyimpangan seksual ini tidak mempunyai cukup keberanian dan bahkan rendah diri untuk berhubungan seksual dengan wanita dewasa.
Ronny mengatakan, ketika nafsu lelaki tak bisa terpuaskan maka orang tersebut akan mencari pelarian. Faktor rendah diri akan membuat lelaki pelaku paedofilia mencari sasaran yang tak berdaya. "Maka, yang menjadi korban anak-anak."
Selain faktor rendahnya kepercayaan diri, Ronny menyebutkan, trauma menjadi korban pelecehan pada masa kecil merupakan penyebab lain perilaku menyimpang ini. Apalagi bila pelecehan itu terjadi beberapa kali.
"Kalau hanya sekali atau dua kali, dia merasa sakit, mungkin dia tak ingin mencoba (dan) malah menjauhi," kata Ronny. "Jika beberapa kali (menjadi korban), timbul keinginan untuk mencoba (menjadi pelaku)."
"Mengapa seseorang menderita paedofil, secara psikologis adalah bahwa orang tersebut minder,"" kata kriminolog Ronny Rahman Nitibaskara, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/5/2014).
Menurut Ronny, para pelaku penyimpangan seksual ini tidak mempunyai cukup keberanian dan bahkan rendah diri untuk berhubungan seksual dengan wanita dewasa.
Ronny mengatakan, ketika nafsu lelaki tak bisa terpuaskan maka orang tersebut akan mencari pelarian. Faktor rendah diri akan membuat lelaki pelaku paedofilia mencari sasaran yang tak berdaya. "Maka, yang menjadi korban anak-anak."
Selain faktor rendahnya kepercayaan diri, Ronny menyebutkan, trauma menjadi korban pelecehan pada masa kecil merupakan penyebab lain perilaku menyimpang ini. Apalagi bila pelecehan itu terjadi beberapa kali.
"Kalau hanya sekali atau dua kali, dia merasa sakit, mungkin dia tak ingin mencoba (dan) malah menjauhi," kata Ronny. "Jika beberapa kali (menjadi korban), timbul keinginan untuk mencoba (menjadi pelaku)."