yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Ja’far, warga kota Situbondo yang memiliki anak pelajar di SMA, Jumat (7/12/2012), mengaku miris dan prihatin dengan tingkah para pelajar yang menjurus ke perbuatan tak bermoral.
Dia meminta peran aktif dari pihak sekolah dan kepolisian untuk mengantisipasi kenakalan pelajar, terutama di tingkat SMA. Menurutnya, orangtua kesulitan memantau aktivitas anan-anak selama berada di luar.
Hal senada diungkapkan warga Situbondo lainnya, Dian. Dia mengaku sudah mendengar adanya praktik arisan seks di kalangan pelajar SMA di Situbondo.
Pemilik warung nasi di Jalan Nusa Indah, Situbondo, itu berharap agar para guru berperan lebih aktif untuk membantu mengawasi anak-anak mereka. Dian sendiri memiliki anak yang bersekolah di sebuah SMA negeri di Situbondo.
Seperti diberitakan, praktik arisan seks di kalangan pelajar SMA terkuak setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo menerima laporan dari pada PSK di Lokalisasi Gunung Sampan.
Heriyawan, Ketua Komisi Pemberantasan AIDS Situbondo yang juga Kasi Pemberantasan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Situbondo, mengatakan, para pelanggan PSK tersebut dipastikan pelajar SMA. Setiap pekan ada saja siswa SMA yang berhubungan seks dengan PSK di lokalisasi tersebut.
Namun, dia belum bisa memastikan apakah para pelajar itu berasal dari Situbondo atau bukan. Para PSK pun juga tidak mengetahui asal sekolah mereka. Sebab, saat berada di lokalisasi, para pelajar tersebut mengenakan celana panjang abu-abu dan memakai kaos.
Sekretaris Kantor Dinas Pendidikan Situbondo, Ateng Zaelani, menegaskan, pihaknya akan memberi sanksi kepada siswa maupun sekolah bila memang terbukti ada praktik arisan seks di Situbondo.
Pihaknya masih menunggu laporan valid terkait temuan yang menghebohkan dunia pendidikan Situbondo tersebut.