yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Seorang pelajar sekolah menengah pertama di Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, tewas setelah dikeroyok belasan teman sekolahnya sendiri.
Pelajar tersebut bernama Mochammad Andi Nur Fahmi. Siswa kelas delapan di SMPN 1 Tajinan itu mengembuskan napas terakhirnya setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Panti Nirmala Kota Malang.
Yuningsih, ibu korban, mengatakan, saat pulang ke rumahnya Andi hanya terdiam dan mengeluh kesakitan di bagian kepalanya. Selang beberapa waktu kemudian, korban pingsan dan langsung dibawa ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.
Terpisah Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat, mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara pengeroyokan dilakukan teman korban sebanyak empat kali di lingkungan sekolah.
Dua kali pengeroyokan dilakukan di dalam kelas saat jam belajar, satu kali di lapangan basket. Belum puas, pelaku juga mengeroyok korban usai pulang sekolah korban, tepatnya di area parkir depan sekolah hingga korban mengalami pendarahan.
Dugaan sementara, motif pengeroyokan tersebut hanya gara-gara korban menuangkan air di tangki motor. Sebanyak 17 siswa yang diduga terlibat dalam pengeroyokan kini diperiksa petugas di Mapolres Malang.
Pelajar tersebut bernama Mochammad Andi Nur Fahmi. Siswa kelas delapan di SMPN 1 Tajinan itu mengembuskan napas terakhirnya setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Panti Nirmala Kota Malang.
Yuningsih, ibu korban, mengatakan, saat pulang ke rumahnya Andi hanya terdiam dan mengeluh kesakitan di bagian kepalanya. Selang beberapa waktu kemudian, korban pingsan dan langsung dibawa ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.
Terpisah Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat, mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara pengeroyokan dilakukan teman korban sebanyak empat kali di lingkungan sekolah.
Dua kali pengeroyokan dilakukan di dalam kelas saat jam belajar, satu kali di lapangan basket. Belum puas, pelaku juga mengeroyok korban usai pulang sekolah korban, tepatnya di area parkir depan sekolah hingga korban mengalami pendarahan.
Dugaan sementara, motif pengeroyokan tersebut hanya gara-gara korban menuangkan air di tangki motor. Sebanyak 17 siswa yang diduga terlibat dalam pengeroyokan kini diperiksa petugas di Mapolres Malang.