• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Pekerjaan Terbengkalai Gara-gara Premium Langka

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
MTD6y.jpg
Kelangkaan stok bahan bakar premium di wilayah DKI Jakarta menyebabkan pengguna kendaraan bermotor kewalahan. Akibat kelangkaan bahan bakar subsidi tersebut, aktivitas konsumen pun terbengkalai.

Budi Sumarsono (30), salah seorang kurir jasa pelayanan antarbarang, mengungkapkan rasa kesalnya atas kelangkaan premium. Pasalnya, Budi terpaksa berada di jalan lebih lama untuk mencari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang menjual premium.

"Kemarin parahnya. Di Depok saja saya sudah susah cari Premium. Setelah itu di Pondok Indah, saya muter-muter nyari premium baru dapat di SPBU ke tiga," ujarnya saat ditemui Kompas.com di SPBU Pinang Ranti, Jakarta Timur, Selasa (27/11/2012) pagi.

Hal senada juga diungkapkan Agus Sunarto (22), warga Pasar Rebo, Jakarta Timur. Mahasiswa semester akhir di sebuah universitas di bilangan Kalimalang tersebut terpaksa telat masuk kuliah karena waktunya terbuang untuk mencari premium di SPBU yang dilewatinya.

"Dua SPBU di Jalan Raya Bogor tadi kosong semua, panik saya, soalnya sedikit lagi habis ini. Akhirnya nyari di Pinang Ranti sini, nggak apa-apa deh telah sedkit," ujar Agus.

Konsumen lainnya, Fana (26), mengungkapkan, kelangkaan bahan bakar premium seharusnya tak perlu terjadi. Pasalnya, pembatasan BBM bersubsidi tak jadi dilakukan oleh Pertamina. Terlebih hal tersebut memberatkan masyarakat luas.

"Setahu saya kan nggak jadi, karena kan banyak yang protes. Kasihan orang-orang yang kerja tergantung sama BBM, kayak sopir, ojek," ujar pria yang bekerja sebagai karyawan swasta di perusahaan ternama tersebut.

Sebelumnya diberitakan, kelangkaan premium di wilayah DKI Jakarta disebabkan oleh kebijakan pembatasan oleh Pertamina. Kuota solar subsidi di DKI Jakarta diprediksi habis 30 November 2012. Sementara untuk bensin premium subsidi akan habis pada 19 Desember 2012.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.