• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pejabat Nonton Tari Perut, Kok Dilarang?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0


Pejabat Nonton Tari Perut, Kok Dilarang?


Tari perut memang bukan budaya Indonesia,tari perut (Oriental danceatauBelly dance) sering dianggap tarian serupa dengan striptis, tarian yg tidak bermoral, vulgar & untuk membangkitkan nafsu lelaki.

Sampai banyak pejabat yg sedang rapat atau meeting, akan ada saja bentuk hiburannya adalah tari perut. Lantas di kritisi hingga dikuliti, dianggap pejabat cacat moral. Pejababat tak beretika, bahkan diminta untuk dipecat!

0.jpg



Sangat menarik kalau dua kubu sedang memainkan peran jadi pahlawan moral, padahal tidak ada larangan tertulis tentang hiburan apapun itu ketika sedang berada dalam sebuah rapat atau peluncuran buku & sejenisnya.

Karena kalau kita menarik garis sejarah tarian ini bukanlah tarian penggoda. Sama halnya dengan tarian Jaipong asal Jawa Barat atau Joged Bungbung dari Bali.

Serupa dengan tari perut ini yg awalnya berasal dari Timur Tengah, bahkan diperkirakan sudah ada sejak tahun 1400 SM.Namanya adalah Yaks Sharki atau Yarks Beledi yg artinya tarian rakyat atau tarian tradisi.

0.jpg



Dengan perkembangan zaman & penaklukkan romawi timur oleh bangsa timur tengah hingga masuk ke eropa, maka kesenian ini juga berkembang di Turki.

Namun ada juga yg bilang tari perut ini berasal dari India yg menyebar hingga ke timur tengah, karena lntas perdagangan dimasa lalu.

0.jpg



Namun inti dari semua ini tari perut adalah tarian rakyat, tari tradisi yg dibawakan untuk hiburan. Tapi memang penarinya tidak memakai pakaian yg cukup terbuka karena biasa disajikan untuk upacara tertentu seperti pernikahan, kelahiran bayi maupun acara yg menyatakan kebahagiaan lainnya.

Bahkan tarian ini dimasa lalu adalah untuk ritual keyakinan tertentu, seperti ritual keagamaan pada zaman antik saat itu yg dilakukan masyarakat bergaris keturunan ibu (matriakal) untuk menyembah dewa bumi. Sekarang tentu beda cerita tari perut mulai merambah dunia, bahkan hingga ke Amerika.

Pejabat Nonton Tari Perut, Kok Dilarang?


Jadi agak aneh bila tari perut berkonotasi negatif saat ini, lantas bagaimana dengan Jaipong yg kita tahu lenggak lenggoknya cukup erotis. Sama halnya denga tarian Ronggeng, memang cukup familiar di telinga bukan.

Tapi kenapa tidak ada yg protes? Apa karena beda budaya, beda culture, beda tarian? Padahal sisi sensual & erotis dari sebuah tarian pasti akan ada, termasuk modern dancer sekalipun.

Agak susah kalau zaman sekarang kalau tarian tradisi sering dikaitkan dengan moral, apa pendapatmu tentang hal ini gan?

GIF

Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.

emoticon-I Love Indonesia


Pejabat Nonton Tari Perut, Kok Dilarang?


"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik,
Pic : google

emoticon-Rate 5 Star
emoticon-Rate 5 Star
emoticon-Rate 5 Star


Pejabat Nonton Tari Perut, Kok Dilarang?


Hari ini 09:39
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.