• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pecinta Kripto, Ada Kabar Kurang Baik dari Rusia Buat Kamu

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Pesayang Kripto, Ada Kabar Kurang Baik dari Rusia Buat Kamu


Jakarta, CNBC Indonesia - bunk sentral Rusia dikabarkan berencana akan melarang investasi cryptocurrency di dalam negeri. Menurut dua sumber dari pasar keuangan, ini karena melihat risiko atas stabilitas keuangan atas meningkatnya jumlah transaksi kripto.

bunk sentral disebut sedang dalam pembicaraan dengan pelaku pasar & pakar soal kemungkinan larangan tersebut, dikutip dari Reuters, Jumat (17/12/2021).

Jika larangan disetujui oleh anggota parlemen, maka akan berlaku bagi pembelian aset baru kripto. Namun tidak akan untuk yg dibeli di masa lalu, ungkap salah satu sumber pasar keuangan.

Sumber lain yg dekat dengan bunk Rusia mengatakan posisi bunk sentral sekarang 'menolak total' kepada semua mata uang kripto.

Kepada Reuters, bunk sentral mengatakan sedang menyiapkan laporan penasihat untuk menyuarakan soal pandangan masalah ini. Namun lembaga tersebut tidak mengomentarinya secara spesifik.

Selama bertahun-tahun, Rusia sudah berdebat mengenai melawan cryptocurrency. Uang tersebut disebut dapat dipakai untuk pencucian uang atau membiayai terorisme.

Akhirnya ada status hukum soal cryptocurrency tahun 2020, namun melarang penggunanya sebagai alat pembayaran.

Beberapa waktu lalu, Deputi Gubernur Pertaam bunk Sentral Ksenia Yudaeva mengatakan meningkatnya popularitas cryptocurrency menimbulkan kekhawatiran soal risiko atas kestabilan keuangan.

"Situasi di negara maju semakin mirip dengan yg disebut sistem keuangan bayangan," mengatakan Yudaeva. Dia juga menambahkan penggunaan cryptocurrency dapat menurunkan efisiensi kebijakan moneter.

Yudaeva juga mengomentari aturan di China soal hal ini, serta mengatakan Rusia butuh penyesuaian lebih lanjut soal peraturan cryptocurrency. China memang diketahui jadi salah satu negara yg cukup keras dengan kripto.

Misalnya bulan September lalu, China melarang seluruh transaksi & penambangan kripto, memukul Bitcoin & koin utama lain, serta menekan saham terkait kripto & Blockchain.


Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/tech/2...usia-buat-kamu Hari ini 01:38
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.