• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pecandu Media Sosial Lebih Rentan Selingkuh

galau adv

IndoForum Beginner A
No. Urut
281582
Sejak
25 Jun 2013
Pesan
1.172
Nilai reaksi
24
Poin
38
qzH0n.jpg
Media sosial menjadi “mainan” mengasyikkan bagi para pencinta dunia maya. Namun, Anda harus berhati-hati jika pasangan termasuk pecandu media sosial, terutamaTwitter.

Sebab penelitian terbaru dari The University of Missouri School of Journalism menyebut, orang-orang yang sering aktif di media sosial Twitter lebih mungkin berselingkuh bahkan bercerai dengan pasangannya.

Temuan itu dikomentari Dr Eric Anderson, Chief Science Officer dari situs kencan Ashley Madison. Ia menyatakan, media sosial memang rentan dan sering digunakan sebagai media berselingkuh.

Mengapa bisa demikian? Menurut Eric, orang-orang yang tidak puas dengan pasangan atau kehidupan pernikahannya akan melarikan diri ke media sosial, utamanya Twitter.

Media itu bisa memenuhi kebutuhan mereka untuk menemukan orang lain yang sesuai dengan harapan, baik secara fisik maupun emosional. Di sana, mereka juga bisa menemukan suasana yang berbeda.

“Orang yang tidak puas dengan hubungannya akan mencari di tempat lain. Cara termudah menemukannya melalui media sosial,” kata Eric yang juga seksolog, seperti dilansir lamanFemale First.

Unggahan menggoda di Twitter atau pertemuan dengan teman lama di Facebook bisa membangkitkan rasa lain dalam diri pasangan. Sekilas, mereka menganggapnya jatuh cinta baru yang tak disadari.

Meski begitu, Eric menegaskan, media sosial bukanlah penyebab selingkuh. “Itu hanya efek. Penyebabnya tetap ketidakharmonisan dalam rumah tangga atau hubungan,” ia menuturkan.

Bagaimanapun, media sosial memang tidak pernah berniat menjadi sarana perselingkuhan. Namun, media itu memang menjadi penyebab bagi 66 persen perceraian.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.