Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pandemi virus corona akan mengubah cara hidup atau perilaku manusia di dunia ke arah yg baru. Setelah pandemi berakhir, keadaan ini diketahui dengan sebutan new normal. Pada era ini, ada beberapa kebiasaan yg tak dapat dilakukan lagi oleh manusia, khususnya kebiasaan kontak fisik.
Sektor pariwisata sebagai sektor yg paling terdampak karena corona pun juga sudah bersiap untuk mengikuti mengurangi kontak fisik tersebut. World Travel & Tourism Council ( WTTC) meluncurkan protokol baru untuk jadi standar pada era new normal nanti.
Protokol ini berbicara seputar kesehatan & keselamatan untuk sektor perjalanan & pariwisata. Protokol New Normal ini disusun oleh WTTC dengan berdasarkan pedoman dari World Health Organization (WHO) & Centers for Disease Control and Prevention (CDC).
Melalui rilisnya, WTTC sudah mengatur beberapa protokol yg perlu diperhatikan bagi industri pariwisata misalnya perhotelan. Presiden & CEO WTTC, Gloria Guevara mengharapkan supaya protokol ini dapat berjalan dengan koordinasi antara pemerintah & sektor swasta.
Protokol juga bertjuan dapat mengembalikan kepercayaan di sektor perjalanan & pariwisata. "Kami sangat bahagia bahwa untuk perdana kalinya, sektor swasta global sudah menyelaraskan protokol Safe Travels baru ini, yg akan menciptakan konsistensi di seluruh sektor," ujar Gloria.
"Sekarang kami menyerukan kepada pemerintah untuk mengadopsi protokol ini, sehingga dapat diimplementasikan secara global & mengembalikan kepercayaan yg sangat dibutuhkan untuk memulai kembali sektor perjalanan & pariwisata," tambahnya. Berikut beberapa protokol New Normal yg sudah disiapkan WTTC untuk perhotelan
Spoiler for 1:
1. Kartu & kunci kamar akan jadi fokus petugas kebersihan hotel
Beberapa titik yg paling sering disentuh di hotel seperti kartu & kunci kamar akan jadi fokus perhatian bagi petugas kebersihan.
WTTC menganjurkan kepada pihak hotel untuk mengevaluasi kembali panduan untuk petugas kebersihan. Evaluasi difokuskan khususnya pada area-area atau titik yg paling sering disentuh oleh manusia, baik petugas maupun tamu.
Spoiler for 2:
2. Pastikan jarak sosial untuk para tamu
Area hotel akan menerapkan social distancing atau jarak sosial untuk para tamu.
WTTC menganjurkan supaya pihak hotel menyediakan penanda atau informasi tentang hal tersebut di hotel. Hal mengenai jarak sosial juga harus ada dalam panduan di dalam lift hotel.
Spoiler for 3:
3. Melatih kembali para staf hotel terkait protokol kesehatan Covid-19
Pihak manajemen hotel dapat mengerjakan pelatihan kepada staf terkait dalam pengendalian infeksi seperti jarak sosial & langkah-langkah kebersihan yg ditingkatkan.
Hal tersebut termasuk dengan mencuci tangan & penggunaan masker serta sarung tangan. Semua barang asing harus dihilangkan di seluruh hotel
Spoiler for 4:
4. Hilangkan barang tak perlu di hotel
Guna menghindari kontak fisik atau sentuhan dari benda asing, maka sebaiknya hotel menghilangkan barang-barang yg tak perlu. Benda-benda tersebut dinilai dapat jadi penghantar dari adanya virus, kalau tersentuh oleh manusia.
Spoiler for 5:
5. Hotel memperkenalkan pembayaran kamar tanpa kontak fisik
Jika memungkinkan, WTTC menganjurkan supaya pembayaran sewa kamar hotel, tanpa kontak fisik.
Anjurannya, pihak hotel dapat mengintegrasikan teknologi untuk mengaktifkan pembayaran otomatis yg dapat dilakukan melalui sistem online.
Spoiler for 6:
6. Menawarkan layanin kamar tanpa kontak fisik
Pihak hotel diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada tamu tanpa adanya kontak fisik langsung.
Para staf atau pelayan di hotel dapat mengirimkan layanin kepada tamu dengan tidak bersentuhan langsung, sehingga potensi penyebaran virus corona dapat dicegah.
Spoiler for 7:
7. Komunikasikan kepada tamu tentang protokol New Normal
Pihak hotel diharapkan dapat memiliki komunikasi yg jelas, konsisten, & terus dilakukan kepada para pelanggan.
Komunikasi terbilang penting, khususnya tentang adanya peraturan atau protokol kesehatan & kebersihan yg baru. Hal tersebut dapat dilakukan baik secara digital maupun fisik di hotel.
Spoiler for 8:
8. Pembukaan restoran hotel & ruang rapat dengan protokol kesehatan & kebersihan
Hotel diharapkan dapat kembali membuka restoran & ruang rapatnya dengan mengutamakan protokol kesehatan & kebersihan.
Ketika hotel kembali dibuka, baik restoran maupun ruang rapat dianjurkan WTTC supaya tetap memastikan jarak sosial, mengerjakan semprotan disinfektan, & menjaga keamanan pangan. Hal ini juga termasuk apabila terdapat pergelaran acara yg dilakukan di hotel.
Hari ini 01:36