*LuCiFer*
IndoForum Junior B
- No. Urut
- 43036
- Sejak
- 9 Mei 2008
- Pesan
- 2.677
- Nilai reaksi
- 92
- Poin
- 48
Pasukan AS
Pasukan khusus Amerika Serikat (AS) di Afghanistan telah menembak mati enam polisi lokal dan melukai 11 lainnya pada Rabu (10/12) dini hari waktu setempat. Menurut keterangan militer AS, kejadian tersebut tidak sengaja dan akibat salah paham.
Peristiwa tersebut terjadi setelah pasukan khusus AS menembak mati seorang milisi bersenjata di Qalat, ibukota provinsi Zabul. Merasa ditembaki lawan, pasukan AS membalas dengan berondongan peluru. Mereka baru sadar bahwa yang menjadi sasaran adalah polisi Afghanistan.
Juru bicara militer AS di Afganistan, Kolonel Jerry O'Hara mengatakan, "Pasukan koalisi menyatakan penyesalan yang mendalam atas penembakan salah sasaran tersebut. Laporan awal menyebutkan bahwa kasus tragis ini adalah salah paham,".
Deputi Gubernur Zabul, Gulab Shah Alikhail mengatakan, saat itu polisi lokal mengira bahwa wilayah mereka diserang Taliban. Mereka tidak tahu jika saat itu pasukan AS sedang melakukan operasi.
Menurut wakil kepala kepolisian Zabul, Gilani Khan, tembakan pasukan AS juga menghancurkan atap kantor polisi dan merusak sebuah rumah. "Patut disayangkan bahwa pasukan khusus [AS] tidak memberitahu polisi setempat bahwa mereka saat itu sedang menuju ke wilayah tersebut," kata Alikhail.
Militer AS berdalih tidak ingin operasi ini diketahui pihak keamanan setempat karena khawatir informasinya bocor ke pihak lain.
Peristiwa senada kerap sekali terjadi antara pasukan koalisi AS dan NATO (Organisasi Pertahanan Atlantik Utara) dengan pihak keamanan Afganistan saat memburu milisi Taliban dan Al Qaeda. Bahkan beberapa waktu lalu 200 ekor domba ditembak mati helikopter NATO karena disangka pasukan Taliban.

