Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
PPKM menelan korban, dimana ada permasalahan di pos penyekatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat tepatnya di Daan Mogot, Jakarta Barat.
Ada kejadian menarik kalau dilihat dalam video yg banyak beredar ada salah seorang anggota Paspampres tanpa baju dinas, di perlakukan secara arogant oleh empat Polisi yg membawanya ke tepi. Disini Praka Izroi didesak untuk membuktikkan bahwa dirinya Paspampres, bahkan yg menariknya Praka Izroi juga sudah meminta "maaf saya salah" namun didorong oleh salah seorang oknum Polisi tersebut dengan nada intimidasi ketika menyebut dirinya anggota Paspampres, "Kalau Paspampres Memang Kenapa?".
Ketika ditanya KTA ia memang tak dapat memberikan karena sedang di proses, namun Kartu Identitas lain diperlihatkan kepada petugas penyekatan, untuk membuktikan bahwa dirinya memang dari institusi TNI.
Ketika terbukti ia anggota, satu persatu Polisi yg bertugas itupun pergi. Tentu saja buntut perdebatan yg jadi viral di ranah publik memicu puluhan anggota Paspampres untuk kembali mengintimidasi Polisi yg bertindak sombong tersebut.
Ujungnya keempat personel yg terlibat cekcok dengan Praka Izroi sedang diperiksa oleh Bid Propam Polda Metro Jaya, walau kasus ini menurut Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo sudah selesai.
Namun yg menarik, apa jadinya kalau yg di intimidasi adalah rakyat sipil yg ada keperluan urgent ditengah penyekatan? Entahlah, yg jelas melanggar PPKM adalah hal yg salah apalagi kalau tidak ada keperluan khusus, urgent atau apapun itu.
Kasus diatas harusnya menciptakan kita aware untuk sabar berada di rumah, apalagi untuk pekerja yg memang bukan karyawan atau ASN. Saatnya putar otak, kalau masih ada kampung halaman segeralah berdayakan apa yg ada di kampung.
Mau jadi petani, peternak, atau apapun itu jelas lebih baik dibandingkan harus tinggal di kota akbar & berharap keadaan akan normal.
Selama pandemi masih jadi momok menakutkan, desa jadi tempat opsi yg tepat. Kenapa kasus covid tidak terdampak akbar di pulau akbar lainnya? Bisa dikatakan daerah pedesaan antara rumah satu dengan tetangga juga jaga jarak.
Imun tubuh lebih kuat karena banyak konsumsi ramuan herbal seperti aren, & rempah-rempah yg mudah didapat. Bisa dibilang pandemi di Indonesia tidak merata, ada daerah zona merah ada juga daerah zona hijau.
Quote:
Berikut rincian wilayah yg termasuk zona hijau untuk wilayah yg tidak ada kasus Covid-19:
Sumatera Utara
1. Nias Barat
2. Nias Utara
3. Nias Selatan
Papua Barat
4. Pegunungan Arfak
Papua
5. Yahukimo
6. Mamberamo Raya
Maluku Utara
7. Pulau Taliabu
Maluku
8. Seram Bagian Timur
Sedangkan zona hijau yg tergolong tidak terdampak Covid-19 adalah:
9. Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua.
sumber kutipan
Namun sayang di media seakan semua dipatok rata, maka timbul prasangka Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Andaikata pemberitaan berimbang antara wilayah zona merah & zona hijau, mungkin akan lebih baik supaya urbanisasi tidak terjadi & aktivitas ekonomi tidak terpusat di kota akbar saja.
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, semoga bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik
Pic : google