Constantine
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 64676
- Sejak
- 19 Feb 2009
- Pesan
- 6.946
- Nilai reaksi
- 320
- Poin
- 83
Yang baru hamil ga usah buka spoiler na 

BOSTON,KOMPAS.com-Empat tahun silam, kecelakaan fatal dialami James Maki (59). Pria asal Boston ini terjatuh ke rel kereta api bertegangan listrik di stasiun bawah tanah Ruggles, Boston. Kecelakaan tersebut menghancurkan hampir seluruh wajahnya. Ia kehilangan hidung, bibir atas, pipi maupun tulang penyangga wajahnya.
Hidupnya berubah akibat kecelakaan tersebut. Ia lebih banyak mengurung diri di rumah karena orang-orang ketakutan melihat wajahnya. Kini ia berani menunjukkan wajah barunya di hadapan publik, Jumat (22/5). Dalam sebuah konferensi pers di Rumah Sakit Brigham and Wanita di Boston, ia menuturkan pengalamannya menjalani operasi transplantasi (face off) pada wajahnya.
“Saya sangat bahagia. Hidup saya seperti petualangan yang kadang berada di atas atau di bawah. Saya harap ini menjadi kesempatan untuk memulai hidup baru,” ujar James.
Ya, James melakukan operasi untuk membenahi wajahnya 9 April kemarin. Operasi selama 17 jam di bawah koordinasi Dokter Bohdan Pomahac. James sendiri mendapatkan donor wajah dari seorang pria asal Brookline, Joseph Helfgot yang meninggal akibat transplantasi jantung. Helfgot memiliki usia dan kontur kulit yang sama dengan James. Empat hari setelah operasi dilakukan, James tak sabar ingin melihat wajah barunya dalam cermin.
“Saya ingin melihat seperti apa wajah Jim yang baru,” ujarnya blak-blakan. Ia memuji kerja keras yang dilakukan Pomahac dkk. Bahkan ia sempat tidak percaya dengan hasil operasi tersebut.
James merupakan orang ketiga di dunia dan kedua di Amerika yang melakukan operasi transplantasi wajah dengan donor dari orang yang telah meninggal. Ia tidak pernah mengira jika dirinya masih memiliki kesempatan untuk melakukan transplantasi wajah. Sampai akhirnya tahun 2007, ia melihat wawancara Pomahac di televisi tentang topik tersebut. Ia pun berencana melakukannya. Dan keinginannya terwujud bulan kemarin.
Pihak rumah sakit tidak menarik biaya sepeserpun atas operasi yang menghabiskan biaya 200.000 dolar Amerika atau sekitar Rp 2,1 miliar. Tim dokter menyediakan waktu mereka untuk melakukan operasi ini.
Tak lupa James mengucapkan terima kasih pada istri mendiang Helfgot, Susan Whitman yang rela mendonorkan wajah untuk dirinya. James tak kuasa menitikkan air matanya ketika Susan bertutur singkat. “Saya senang mengetahui orang lain memiliki sebuah kesempatan. Butuh waktu yang panjang untuk merelakan kematian suami saya,” ujar Susan.
James juga sempat bertemu dengan Isabelle Dinoire, wanita asal Perancis yang melakukan operasi transplantasi wajah pertama di dunia. “Ia terlihat baik-baik saja dan inilah yang membuat perasaan saya cukup tenang,” katanya. Pasien cangkok wajah kedua adalah wanita asal Ohio, AS, Connie Culp.mail/huf/tis
-------------------
Waah..ga bayangin deh.. wajah di transplantasi...di donorkan....ngeri nggak??
swt.. /swt
tapi setelah dioperasi menurut gw masih ancur juga tuh.... ^^
-------------------------


cos tanpa ntu bisa2 rumah sakitnya males nge-gratisin bea operasinya lho, makin banyak yg tau makin banyak yg iba, makin banyak donatur, makin gede rumah sakitnya
it's all about marketing..
sekalian buat nama dokter na dan RS na terkenal gitu yah?