hendladi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 113568
- Sejak
- 15 Jan 2011
- Pesan
- 685
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
DETROIT, KOMPAS.com - Pasar mobil kecil di dunia tahun ini diprediksi mencapai 76,5 juta unit, naik 6 persen dari 2010 yang terjual 72 juta unit. Meski pertumbuhannya kecil, namun total perkiraan itu merupakan rekor baru dan tertinggi selama lima tahun belakangan. Begitu hasil menurut lembaga peneliti global JD Powers seperti dilansir autonews, kemarin (15/2/).
Sepanjang tahun lalu, hampir seluruh wilayah di dunia berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan, termasuk Amerika Utara, Selatan dan Asia. Kecuali di Eropa terjadi stagnasi akibat pemerintah mencabut insentif pembelian mobil baru, sehingga membukukan 18,2 juta unit.
Dari 72 juta unit yang diraih tahun lalu, kontribusi terbesar datang dari pasar di negara-negera berkembang mencapai 51 persen dan bisa meningkat tahun ini. China menjadi penyumbang terbesar dengan menjual 17,2 unit atau menguasai 30 persen dari total.
John Zeng, Director of Asian Automotive Forecasting JD Power mengatakan, tahun ini, negeri tirai bambu masih positif bisa menyentuh penjualan lebih dari 19 juta unit. Dengan negara Asia lainnya, maka total penjualan bisa menyentuh 32,2 juta unit atau 42 persen dari penjualan dunia.
"China terus menjadi pasar yang wajib diperhatikan di Asia dan sebagai motor pertumbuhan dunia. Sektor otomotif China tetap naik seperti tahun lalu, meski sedikit menurun dari 2010. Pertumbuhan penjualan tetap dua digit," jelas Zeng.
Selain China, India juga potensial di Asia dengan lonjakkan penjualan 30 persen menjadi 2,7 juta unit. Tahun ini, pasar negeri sari naik 18 persen jadi 3,2 juta unit.
Tapi, jumlah itu masih kalah dengan Amerika Serikat dan Amerika Utara yang menjadi lokomotif pasar bagia Benua Amerika. Masing-masing diperkirakan meraih penjualan 13 juta unit (naik 12 persen) dan 15,5 persen (menguat 11 persen.
"Dari sudut pandang global, pasar 2010 mencerminkan pemulihan pasar dan pertumbuhan positif di negara-negara berkembang. Pertumbuhan tahun ini diprediksi tak sebesar tahun lalu, tapi tetap stabil diseluruh belahan dunia, karena pulihnya sejumlah pasar otomotif di banyak negara," jelas Jeff Schuster, Executive Director of Global Forecasting JD Powers.