• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Pasar Klewer terbakar, perputaran uang Rp 17 miliar hilang

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
6f7gK.jpg
Terbakarnya Pasar Klewer membawa dampak perekonomian yang hebat di Kota Solo, Jawa Tengah. Sejumlah kalangan memprediksi perekonomian di Solo akan shock. Mereka mendesak kondisi tersebut segera ditangani sehingga aktivitas jual beli bisa tetap berlangsung.

Kepala Perwakilan bunk Indonesia Solo, Ismet Inono, mengatakan selama ini perputaran uang dari aktivitas perdagangan di Pasar Klewer memberikan kontribusi besar terhadap kliring bulanan di wilayah eks-Karesidenan Surakarta itu.

"Dari kliring bulanan yang mencapai Rp 3 triliun, sebagian besar berasal dari perdagangan Pasar Klewer. Akibat kebakaran tersebut, perputaran uang senilai Rp 17 miliar per hari akan hilang," ujarnya, Rabu (31/12).

Ismet menegaskan perbankan harus memberikan perlakuan khusus terhadap kreditur korban kebakaran. Termasuk kemungkinan adanya kebijakan hapus hutang. Sebab musibah kebakaran di Pasar Klewer tersebut sangat mempengaruhi pergerakan perdagangan di Kota Solo.

"Meskipun tidak akan mempengaruhi inflasi tahun 2014, tetapi kami yakin musibah tersebut akan mempengaruhi pergerakan ekonomi di wilayah eks-Karesidenan Surakarta tahun 2015. Terutama pada kuartal pertama," tuturnya.

"Sektor perdagangan akan sedikit menurun, karena kita tahu aktivitas perdagangan dan perekonomian terbesar di Solo adalah di Klewer," ujarnya.

Untuk itu bunk Indonesia, kata Ismet, bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga pembayaran, agar memberikan perlakuan khusus bagi korban kebakaran tersebut.

"Kerugiannya harus dihitung dulu. Harus ada perlakuan mendesak yang harus dilakukan untuk meringankan beban pedagang dalam membayar kreditnya," ucapnya.

Kepala OJK Solo, Mulyadi, menambahkan perlakukan khusus terhadap korban kebakaran tersebut bisa dalam bentuk penjadwalan ulang, angsuran diperkecil atau pemotongan hutang.

"Pedagang harus diberikan kesempatan dulu untuk bernapas dan bangkit. Bisa jangka 6 bulan, 3 bulan atau satu tahun bagi kreditur untuk membayar hutangnya," tuturnya.

OJK meminta kepada perbankan segera menentukan kebijakan perlakuan khusus yang diberikan kepada kreditur korban kebakaran dalam jangka waktu 10 hari ke depan. Mengingat sembilan bunk di kawasan Pasar Klewer, juga menjadi korban musibah tersebut.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.