• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pasangan Cerai Wajib Tanam 25 Pohon

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. 666
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

666

IndoForum Junior B
No. Urut
19114
Sejak
19 Jul 2007
Pesan
2.522
Nilai reaksi
67
Poin
48
Kebijakan Baru Sragen
Pasangan Cerai Wajib Tanam 25 Pohon

Sragen, 3 Desember 2007 13:04
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen mengeluarkan kebijakan pengenaan denda berupa 25 bibit pohon terhadap para pasangan suami istri yang bercerai.

Bupati Sragen, Untung Wiyono, di Sragen, Senin (3/11), mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung kampanye anti-pemanasan global (global warming).

Menurut dia, pasutri (pasangan suami istri) yang bercerai diwajibkan membayar denda berupa 25 bibit pohon atau sebagai penggantinya bisa juga membayar Rp40 ribu. "Uang tersebut nantinya dibelikan bibit pohon, yang selanjutnya akan ditanam di daerah tempat tinggal pasutri tersebut," katanya.

Selain pasangan yang bercerai, kata Untung, kewajiban untuk membayar iuran bibit pohon tersebut juga diwajibkan bagi pasangan yang akan menikah.

Untuk pasangan yang akan menikah, menurutnya, diwajibkan membayar iuran berupa lima bibit pohon atau bisa diganti uang senilai Rp25 ribu.

"Uang atau bibit pohon tersebut nantinya harus diserahkan kepada penghulu saat akad nikah. Kemudian pihak penghulu menyerahkan uang atau bibit pohon tersebut kepada Pemkab untuk ditanam," katanya.

Untung mengatakan, di Kabupaten Sragen sebenarnya telah diterapkan program penghijauan sejak tahun 2001 dengan target penanaman sekitar 1,8 juta pohon sampai akhir 2007.

Berbagai jenis pohon yang ditanam, kata dia, antara lain Jati Super, Teresia, serta Mahoni.

"Dari pohon-pohon yang telah ditanam, 90 persen diantaranya tetap hidup hingga saat ini," demikian Untung. [TMA, Ant] http://gatra.com/artikel.php?id=109987
 
wah ini baru bagus
tapi knapa harus orang cerai??
harusnya semua orang ikut menanam
global warming is a serious threat for us
 
waduh itu Sragen yang deket Solo hanya sekitar +/- 30 km itu ya ?
wew ada2 saja pasangan cerai suruh nanam pohon 25 dulu.
apa itu salah satu upaya biar rujuk kembali kali :D
 
Aneh2 aja zaman Otonomi daerah ini. Perda aneh :D
 
Wah bagus banget tuh, klo bisa lebih banyak lagi pohonnya 100 pohon mgkn
jadi orang2 gak dikit2 cere, kasian kan anak mereka terlantar X(
nti klo pohon dah banyak, ganti benerin saluran air 1 km, sekalian menangani banjir hehe /ok :)>-
 
ide yang bagus, paling nga waktu bercerai ada nilai positifnya...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.