yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Areal parkir yang dibangun dengan anggaran senilai Rp 2 miliar itu beroperasi sesuai Keputusan Bupati Jombang Nomor 188.4.45/177/415.10.10/2015, semua pengunjung makam harus menempatkan kendaraannya di tempat parkir yang memiliki gapura gerbang megah.
“Secara resmi pengoperasian lahan parkir dimulai saat pelaksanaan Muktamar ke-33 NU di Jombang. Yakni mulai 1 Agustus mendatang,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jombang, Imam Sutrisno, Kamis (23/7/2015).
Imam Sutrisno mengungkapkan, dengan diwajibkannya semua kendaraan pengunjung untuk parkir di tempat yang berada di belakang Makam Gus Dur tersebut, dipastikan bisa mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi di Jalan Raya depan Ponpes Tebuireng.
“Sejak 2010 kemacetan terjadi. Bahkan hingga radius 300 meter. Apalagi akhir pekan, bus pariwisata dan mobil pribadi peziarah banyak yang parkir di bahu jalan penghubung Jombang-Kediri dan Jombang-Malang tersebut,” katanya.
Imam menambahkan, lahan parkir di kawasan makam Gus Dur cukup luas, sekitar 2 hektare, dan mampu menampung 50 bus dalam waktu bersamaan. Di sana juga terdapat fasiltas toilet dan istirahat bagi awak bus pariwisata.
Tapi semua itu tidak gratis. Berdasarkan peraturan daerah yang ada, tarif parkir bervariasi. “Untuk bus Rp 10.000, mobil pribadi atau kecil Rp 5.000, dan roda dua atau sepeda motor Rp 2.000,” lanjutnya.
Terpisah, Sekretaris Yayasan Hasyim Asy’ari Abdul Ghofar menyambut baik rencana Pemkab Jombang untuk mengoperasikan lahan parkir. Namun dia mengingatkan ada beberapa fasilitas yang harus segera dituntaskan.
“Misalnya lampu penerangan jalan di sebelah barat lahan parkir. Itu perlu segera dipasang, lebih-lebih selama ini biasa dipakai ajang balapan liar oleh para pemuda,” katanya.
Menurutnya, dioperasikannya lahan parkir makam akan sangat meringankan tugas Satpam Ponpes Tebuireng. Selama ini Satpam kewalahan menertibkan kendaraan yang masuk dan keluar ponpes ketika jalan di depannya macet.