• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Parents Love

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. rosa89
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

rosa89

IndoForum Junior A
No. Urut
77770
Sejak
13 Agt 2009
Pesan
2.699
Nilai reaksi
165
Poin
63
Kisah berikut ini sangat menyentuh perasaan, dikutip dari buku "Gifts From The Heart for Women" karangan Karen Kingsbury. Kisahnya sbb:

2009_0423_ss_holding_hands.jpg

/lv Bahkan Seorang Anak Berusia 7 Tahun Melakukan Yang terbaik Untuk ...... /lv

Di sebuah kota di California, tinggal seorang anak laki2 berusia tujuh tahun yang bernama Luke. Luke gemar bermain bisbol. Ia bermain pada sebuah tim bisbol di kotanya yang bernama Little League. Luke bukanlah seorang pemain yang hebat. Pada setiap pertandingan, ia lebih banyak menghabiskan waktunya di kursi pemain cadangan. Akan tetapi, ibunya selalu hadir di setiap pertandingan untuk bersorak dan memberikan semangat saat Luke dapat memukul bola maupun tidak.

Kehidupan Sherri Collins, ibu Luke, sangat tidak mudah. Ia menikah dengan kekasih hatinya saat masih kuliah. Kehidupan mereka berdua setelah pernikahan berjalan seperti cerita dalam buku-buku roman. Namun, keadaan itu hanya berlangsung sampai pada musim dingin saat
Luke berusia tiga tahun. Pada musim dingin, di jalan yang berlapis es, suami Sherri meninggal karena mobil yang ditumpanginya bertabrakan dengan mobil yang datang dari arah berlawanan. Saat itu, ia dalam perjalanan pulang dari pekerjaan paruh waktu yang biasa dilakukannya pada malam hari.

"Aku tidak akan menikah lagi," kata Sherri kepada ibunya. "Tidak ada yang dapat mencintaiku seperti dia". "Kau tidak perlu menyakinkanku," sahut ibunya sambil tersenyum. Ia adalah seorang janda dan selalu memberikan nasihat yang dapat membuat Sherri merasa nyaman. "Dalam hidup ini, ada seseorang yang hanya
memiliki satu orang saja yang sangat istimewa bagi dirinya dan tidak ingin terpisahkan untuk selama-lamanya. Namun jika salah satu dari mereka pergi, akan lebih baik bagi yang ditinggalkan untuk tetap sendiri daripada ia memaksakan mencari penggantinya.

Sherri sangat bersyukur bahwa ia tidak sendirian, Ibunya memutuskan pindah untuk tinggal bersamanya. Bersama-sama, mereka berdua merawat Luke. Apapun masalah yg dihadapi anaknya, Sherri selalu memberikan dukungan sehingga Luke akan selalu bersikap optimis. Setelah Luke kehilangan seorang ayah, ibunya juga selalu berusaha menjadi seorang ayah bagi Luke.

Pertandingan demi pertandingan, minggu demi minggu, Sherri selalu datang dan bersorak-sorai untuk memberikan dukungan kepada Luke, meskipun ia hanya bermain beberapa menit saja. Suatu hari, Luke datang ke pertandingan seorang diri. "Pelatih", panggilnya. "Bisakah aku bermain dalam pertandingan ini sekarang?. Ini sangat penting bagiku. Aku mohon ?".

Pelatih mempertimbangkan keinginan Luke. Luke masih kurang dapat bekerja sama antar pemain. Namun dalam pertandingan sebelumnya, Luke berhasil memukul bola dan mengayunkan tongkatnya searah dengan arah datangnya bola. Pelatih kagum tentang kesabaran dan sportivitas Luke, dan Luke tampak berlatih extra keras dalam beberapa hari ini.

"Tentu," jawabnya sambil mengangkat bahu, kemudian ditariknya topi merah Luke. "Kamu dapat bermain hari ini. Sekarang, lakukan pemanasan dahulu." Hati Luke bergetar saat ia diperbolehkan untuk bermain. Sore itu, ia bermain dengan sepenuh hatinya. Ia berhasil melakukan home run dan mencetak dua single. Ia pun berhasil menangkap bola yang sedang melayang sehingga membuat timnya berhasil memenangkan pertandingan.

Tentu saja pelatih sangat kagum melihatnya. Ia belum pernah melihat Luke bermain sebaik itu. Setelah pertandingan, pelatih menarik Luke ke pinggir lapangan. "Pertandingan yang sangat mengagumkan," katanya kepada Luke. "Aku tidak pernah melihatmu bermain sebaik sekarang ini sebelumnya. Apa yang membuatmu jadi begini?".

Luke tersenyum dan pelatih melihat kedua mata anak itu mulai penuh oleh air mata kebahagiaan. Luke menangis tersedu-sedu. Sambil sesunggukan, ia berkata "Pelatih, ayahku sudah lama sekali meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil. Ibuku sangat sedih. Ia buta dan tidak dapat berjalan dengan baik, akibat kecelakaan itu. Minggu lalu...... Ibuku meninggal." Luke kembali menangis.

Kemudian Luke menghapus air matanya, dan melanjutkan ceritanya dengan terbata-bata "Hari ini....... hari ini adalah pertama kalinya kedua orangtuaku dari surga datang pada pertandingan ini untuk bersama-sama melihatku bermain. Dan aku tentu saja tidak akan mengecewakan mereka.......". Luke kembali menangis terisak-isak.

Sang pelatih sadar bahwa ia telah membuat keputusan yang tepat, dengan mengizinkan Luke bermain sebagai pemain utama hari ini. Sang pelatih yang berkepribadian sekuat baja, tertegun beberapa saat. Ia tidak mampu mengucapkan sepatah katapun untuk menenangkan Luke yang masih menangis. Tiba-tiba, baja itu meleleh. Sang pelatih tidak mampu menahan perasaannya sendiri, air mata mengalir dari kedua matanya, bukan sebagai seorang pelatih, tetapi sebagai seorang anak.....

Sang pelatih sangat tergugah dengan cerita Luke, ia sadar bahwa dalam hal ini, ia belajar banyak dari Luke. Bahkan seorang anak berusia 7 tahun berusaha melakukan yang terbaik untuk kebahagiaan orang tuanya, walaupun ayah dan ibunya sudah pergi selamanya. Luke baru saja kehilangan seorang Ibu yang begitu mencintainya........

Sang pelatih sadar, bahwa ia beruntung ayah dan ibunya masih ada. Mulai saat itu, ia berusaha melakukan yang terbaik untuk kedua orangtuanya, membahagiakan mereka, membagikan lebih banyak cinta dan kasih untuk mereka.

Dia menyadari bahwa waktu sangat berharga, atau ia akan menyesal seumur hidupnya...............


----------------------------------------------------------------------------------
Hikmah yang dapat kita renungkan dari kisah Luke yang HANYA berusia 7 TAHUN :

Mulai detik ini, lakukanlah yang terbaik utk membahagiakan ayah & ibu kita :x. Banyak cara yg bisa kita lakukan utk ayah & ibu, dgn mengisi hari-hari mereka dgn kebahagiaan >:D<. Sisihkan lebih banyak waktu untuk mereka. Raihlah prestasi & hadapi tantangan seberat apapun, melalui cara-cara yang jujur untuk membuat mereka bangga dgn kita :). Bukannya melakukan perbuatan2 tak terpuji, yang membuat mereka malu. Kepedulian kita pada mereka adalah salah satu kebahagiaan mereka yang terbesar.

Bahkan seorang anak berusia 7 tahun berusaha melakukan yang terbaik untuk membahagiakan ayah dan ibunya. Bagaimana dengan Anda ?
Berapakah usia Anda saat ini ?
Apakah Anda masih memiliki kesempatan tersebut ?, atau kesempatan itu sudah hilang untuk selamanya.........?


Pada Suatu Saat Dikala Kamu Menyadari bahwa aku telah menjadi sangat Tua, Cobalah Berlaku Sabar dan Cobalah Mengerti Aku ....
Jika Banyak Makanan Yang Tercecer di kala, aku makan..., Jika aku mendapat kesulitan dalam mengenakan pakaianku sendiri....Sabarlah!! Kenanglah disaat saat dimana aku meluangkan waktuku untuk mengajarimu tentang segala hal yang perlu kau tahu, ketika kau masih kecil...,

Jika aku mengulang mengatakan hal yang sama berpuluh puluh kali, jangan menghentikanku!! dengarkanlah aku!!
Ketika kau kecil, kau selalu memintaku membacakanmu cerita yang sama berulang-ulang, dari malam yang satu ke malam yang lain hingga kau tertidur. dan aku lakukan itu untukmu!!

Jika aku enggan mandi, jangan memarahiku, dan jangan katakan kepadaku bahwa itu memalukan...
Ingatlah berapa banyak pengertian yang ku berikan padamu menyuruhmu mandi dikala kecilmu,...

By Seeing my ignore towards the new technologies, do not laugh of me but leave me rather the time to understand...
Aku mengajarimu banyak hal....Cara makan yang baik,...Cara berpakaian yang baik,...Berperilaku yang baik,... dan bagaimana menghadapi problem dalam kehidupan...

Jika terkadang aku menjadi pelupa dan aku tidak dapat mengerti dan mengikuti pembicaraan, beri aku waktu untuk mengingat dan jika aku gagal melakukannya, jangan sombong dan memarahiku, karena yang penting bagiku adalah aku dapat bersamamu dan dapat berbicara padamu...

Jika aku tidak mau makan, jangan paksa aku!! aku tahu bilamana aku lapar dan kapan aku tak lapar,...

Ketika kakiku tak lagi mampu menyangga tubuhku untuk bergerak seperti sebelumnya,..
Bantulah aku dengan cara yang sama ketika aku merengkuhmu dalam tanganku, mengajarimu melakukan langkah-langkah pertamamu,...

Dan suatu saat nanti ketika kau katakan padamu bahwa aku tidak lagi ingin hidup,...Ketika aku ingin mati,...jangan marah, karena pada saatnya nanti kau akan mengerti...!!

Cobalah untuk mengerti bahwa pada usia tertentu, kita TIDAK benar-benar "Hidup Lagi", Kita hanya "Tidak Mati"

Suatu Hari kelak kau akan mengerti bahwa disamping semua kesalahan yang aku buat, aku selalu ingin apa yang terbaik bagimu dan bahwa aku siapkan dasar bagi perkembangan dan kehidupanmu kelak...

Kau tak usah merasa sedih, tidak beruntung atau gagal dihadapanku, melihat kondisiku dan usiaku yang sudah bertambah tua,....

Kau harus ada di dekatku, mencoba mengerti aku bahwa hidupku adalah bagimu, bagi kesuksesanmu, seperti apa yang kulakukan pada saat kau lahir,...

Bantulah aku untuk berjalan, bantulah aku pada akhir hidupku dengan cinta dan kesabaran....

Satu hal yang membuat aku harus berterima kasih padamu adalah Senyum dan Kecintaanmu Padaku....

Aku Mencintaimu /lv...
Anakku :x...
SuperStock_255-25795.jpg

Ayahmu /lv, Ibumu /lv...
 
Cerita yang menyentuh sis /no1

Mumpung orang tua masih ada, ayo deh kita sebagai anak berusaha membahagiakan mereka sebelum terlambat /ok
 
saya juga pernah mendengar dulu cerita versi yang sangat berbeda untuk waktu yang cukup lama..

cerita nya ttg seorang anak juga berumur kira2 sprti itu..

dia tidak mmiliki ayah lagi dan hny s'orang ibu..

dia ikt les piano .. tp guru les nya sngat kesal dgn murid ini krna yg di ajarkan tdak prnah bisa d praktekkan murid nya.. dan berulang kali ingin mengeluarkan anak ini, tapi karena permohonan ibu nya, si guru mengurungkan niat nya..

namun suatu ketika..

saat ada perlombaan piano sedunia..
Ibu sang anak tiba2 meninggal..

sang anak meminta kepada sang guru untuk di daftarkan,, tentu saja guru nya tidak mau..

namun,, setelah mohon dan memohon,, dgn terpaksa guru nya menginjinkan dia ikut bertanding.. guru nya yakin,, ini bakal menjadi pertandingan memalukan..

Pertandingan pun berlangsung,.. Sang anak melakukan hal yang tak terduga-duga..
Dia memainkan musik mozart dgn sempurna..
si guru kaget nya bukan main..

setelah di tanya knpa saat les si anak tidak bisa bermain dgn baik, namun skr berbeda jauh..

si anak menjawab.. " Ibuku baru saja meninggal seminggu yang lalu, dia tuli. Namun skr aku yakin, dia sudah di surga dan bisa mendengarkan permainan pianoku hari ini. Jadi, aku ingin memberikan yang terbaik bagi dia."
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.