Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hubungan parasosial mengacu pada hubungan emosional satu sisi yg dibentuk perseorangan dengan figur media, seperti selebriti, influencer, atau tabiat fiksi. Dalam konteks budaya K-Pop & Wibu, hubungan parasosial seringkali terbentuk dengan para idola, atau anggota grup K-Pop.
Idola K-Pop sering dilihat sebagai selebritas & dipasarkan seperti itu, dengan beberapa akbar citra & merek mereka berpusat pada kepribadian & gaya hidup mereka. Strategi pemasaran ini menciptakan peluang bagi penggemar untuk membentuk hubungan parasosial dengan idola favorit mereka. Dan orang Korea sukses mengkapitalisasi itu semua sampe duit teman, istri atau pacar agan melayang buat idolanya maksud ane agensinya
Wibu, di sisi lain, adalah perseorangan yg sangat menyukai budaya Jepang, khususnya anime, manga, & video game. Dalam beberapa kasus, mereka juga dapat mengembangkan hubungan parasosial dengan tabiat fiksi dalam bentuk media tersebut. Di dunia game banyak gacha ga masuk akal sehingga duit agan atau temen agan tersedot demi mendapatkan waifu png atau bahakan ngesimp ke vtuber png
Hubungan parasosial dengan idola K-Pop & budaya Wibu dapat memiliki efek positif & negatif pada individu. Sisi positifnya, hubungan ini dapat memberikan sumber kenyamanan, inspirasi, & dukungan emosional bagi penggemar. Mereka juga dapat menumbuhkan rasa kebersamaan & memiliki di antara para penggemar yg memiliki minat yg sama. Bisa bikin semangat & tujuan untuk hidup
Namun, hubungan parasosial juga dapat menimbulkan konsekuensi negatif, seperti perasaan kecewa, depresi, kebanjiran fakta & tekanan emosional ketika realitas idola atau tabiat fiksi tidak sesuai dengan fantasi yg diciptakan oleh representasi media. Selain itu, fokus berlebihan pada hubungan ini dapat mengalihkan perhatian dari hubungan kehidupan nyata & pertumbuhan pribadi. Pemujaan yg berlebihan itu tidak sehat.
Konten Sensitif
Buka
Kesimpulannya, hubungan parasosial adalah aspek biasa dari budaya K-Pop & Wibu, & dapat memiliki efek positif & negatif pada individu. Penting untuk menyadari hubungan ini & potensi konsekuensinya & untuk menjaga keseimbangan yg sehat antara hubungan berbasis media & kehidupan nyata kita. Yang penting sehat & jangan hingga menggangu hubungan sosial & lingkungan sekitar.
Inspirasi
Analisis 'Parasocial Interaction' di Balik Militansi Fans K-Pop Bela Idola (detik.com)
Gambaran Relasi Parasosial Otaku Dewasa Awal Terhadap Waifu/Husbando-Nya (usu.ac.id)
Hari ini 22:05