• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Parasetamol, Tak Seaman yang Dikira

semutsedeng

IndoForum Senior C
No. Urut
69471
Sejak
27 Apr 2009
Pesan
5.596
Nilai reaksi
138
Poin
63
Sekitar sebulan lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peringatan akan banyaknya obat penghilang rasa sakit (painkiller) yang dijual bebas dan mengandung parasetamol, bisa membahayakan karena berpotensi merusak liver.

Parasetamol merupakan obat analgesik yang populer digunakan untuk melegakan sesak napas, demam, atau sakit ringan. Sebelumnya menurut rekomendasi FDA dosis aman mengonsumsi parasetamol tidak lebih dari 4000 mg dalam jangka 24 jam bagi orang dewasa dan anak berusia di atas 12 tahun.

Sayangnya karena parasetamol termasuk obat yang mudah didapat, overdosis obat baik sengaja atau tidak sering terjadi. Misalnya saja orang yang menderita arthritis atau nyeri sendi yang dengan mudah mengalami overdosis bila ia mengonsumsi obat arthrtitis tiap 4 atau 6 jam dan ditambah obat penghilang nyeri lainnya yang mengandung parasetamol dan biasanya dijual bebas. Obat nyeri sendi seperti tylenol mengandung 325 mg parasetamol dan 500 mg untuk jenis ekstra kuat.

Selama bertahun-tahun konsumen merasa aman dalam memilih parasetamol sebagai obat pereda sakit. Berbeda dengan painkiller jenis ibuprofen atau asetosal (asam asetilsalisilat), parasetamol tidak menyebabkan peradangan. Karena itulah obat ini sering dianggap aman.

Tetapi faktanya, studi terbaru menunjukkan parasetamol dalam dosis tinggi bisa menyebabkan kerusakan liver, bahkan kematian. Untuk menghidari efek samping tersebut, FDA menurunkan dosis aman parasetamol, yakni 3.250 mg untuk orang dewasa (sebagian ahli merasa dosis ini masih terlalu tinggi) dan untuk dosis tunggal tidak lebih dari 650 mg.

Selain itu karena kombinasi parasetamol dan alkohol bisa meracuni liver, maka orang yang mengonsumsi lebih dari tiga gelas minuman beralkohol disarankan untuk mengurangi asupan parasetamol dari dosis biasa. Konsumen juga diharapkan mewaspadai kemungkinan over dosis karena mengonsumsi beberapa jenis obat yang mengandung parasetamol secara bersamaan untuk mengurangi gejala seperti demam, sakit kepala, nyeri menstruasi, atau influenza..

Hati-hati yo kalau mau pakai obat,tetap jaga kesehatan tubuh biar tidak mudah sakit /no1
 
Biasanya begini, orang sudah minum Decolsin (kan mengandung Paracetamol 325 mg) nah karena dia agak panas (demam) diminumnya lagi Panadol Extra (Bahan: Paracetamol atau yang disebut juga sebagai Acetaminophen 500 mg + Caffeine 65 mg)

Nah kan sama dengan minum Paracetamol 825 mg tuh pasien, makanya terjadi kasus overdosis Paracetamol.

Kalau overdosis Paracetamol, bisa minum obat yg mengandung N-Acetylestyne (Yg enak Fluimucil, bentuknya Effervescent Tablets, jadi kayak minum Redoxon gitu...)
 
^
^
hebat euy, kak ajido kayak dokter aja :-bd
terima kasih buat tips dan penjelasan yang diberikan :-bd
 
^
bisa juga gitu , tapi kalo situasinya cuma panas saja, mending jangan di kasih obat dulu. Tunggu reaksinya, apa perLu menggunakan obat atau tidak. Terlalu banyak mengkonsumsi obat jenis apapun termasuk untuk kesehatan malah dapat mengurangi daya tahan tubuh lho ..
 
@semutsedeng: orang sekarang mah kritis brow, gejala flu disertai demam udah langsung sikat decolsin + panadol =))
padahal decolsin sudah mengandung parasetamol yg cukup untuk menurunkan demamnya :D

@shelinda: hehehe, bisa aja kamu shel ;)
 
@ajido
Nah itu dia brow, kenapa ga di coba redam panas pake cara tradisional dulu aja ya ? bener kata lo bro ..
kebanyakan orang maen teLen aja tuh obat, ga di Liat dulu komposisi obatnya apa aja /gg
 
Yap, masih ada yg lebih ngeri lagi brow, kita semua kan tau antibiotik yang paling mudah didapat saat ini kan Amoxicillin, sang antibiotik dengan spektrum luas. Nah orang kalau sakit flu, selain dengan Decolsin, diminumnya plus Amoxicillin, dengan maksud supaya flu lekas pergi, tapi 2 hari kemudian flu sudah reda dan sembuh, Amoxicillin nya ga dituntasin (stop bersama dengan Decolsin-nya), kan jadi resistant tuh pasien sama Amoxicillin. Makanya sekarang kebanyakan orang minum Amoxicillin udah pada resistant, dan dokter kalo kasih juga antibiotik juga dengan grade yang lebih tinggi lagi (yg pastinya juga lebih nggak ekonomis) contoh: Levofloxacin, Cefixime, dll. Perlu untuk diketahui, 1 strip tuntas Cefixime ± Rp. 180.000,- :|
 
^
nah itu dia satu lagi masalah obat, Antibiotik.
Antibiotik kan di gunakan untuk penyakit yang berbasis pada virus, kebanyakan orang juga, kalau sakit biasa malah dikasih antibiotik juga...

Decolsin dan parasetamol mengandung analgesik, bener ga tuh bro ?
 
wkwkkwkw, lucu juga brow kalo ada pasien sakit maksa minta diobatin pake antibiotik. kalau penyakitnya tidak berbasis pada bakteri atau virus (contoh: Typhus dengan Salmonella) baru diberesin pake Antibiotik Cefixime :D

Decolsin itu antara lain mengandung:
  • Ephedrine: Dekongestan (biar hidung plong)
  • Paracetamol: Analgesik (buat kurangin rasa nyeri / demam-nya)
  • Dextromethorpan: Untuk Batuk (khususnya yang aktif / berdahak)
  • Guaifenesin: Sebagai Expectorant yang bikin tenggorokan tenang, dan nggak perih (Obat ini sering digunakan oleh para penyanyi, karena bikin tenggorokan tenang & nggak mudah kering)
  • Chlorpheniramine Maleate: Antihistamin (ini yg bikin ngantuk, padahal cuma 1-2 mg ;)))
  • Phenylpropanolamine: Dekongestan juga (biar hidung plong)
  • Dan Lain-lain...

Oh iya, perlu untuk diketahui bahwa dosis maksimum Paracetamol untuk orang dewasa adalah 4 gram (4000 mg) per hari atau 8 tablet Paracetamol 500 mg.

Bila karena suatu sebab yang tidak jelas pasien bandel minum obat ini melebih dosis maksimum tadi maka jangan heran bila kelak terjadi kerusakan hati yang fatal ;))

Gejala kerusakan hati yang perlu mendapatkan perhatian dan harus segera ke dokter antara lain: mual sampai muntah, kulit dan mata berwarna kekuningan, warna air seni yang pekat seperti teh, nyeri di perut kanan atas, dan rasa lelah dan lemas.
 
^
Sip bro info nya.. /no1

Bener bro, kalo antibiotik dan parasetamol bisa menyebabkan gangguan liver, wong itu di ibaratkan kayak pestisidanya buat tanaman ;))
memang obat keras tuh sebenernya, mudah-mudahan aja pada hati-hati lagi kalo mau minum obat, periksa dulu komposisi obatnya, tapi mana sempet kali yo meriksa komposisi obatnya /heh
 
sama-sama brow, semoga boleh bermanfaat informasinya bagi kita semua :-bd
 
Sedikit Info tentang parasetamoL .. :)

Dosis pemberian parasetamol berdasarkan berat badan, bukan berdasarkan umur. Untuk sekali pemberian dosisnya adalah 10-15 mg/kg BB

Rumus sederhananya adalah seperti ini :
A = (X : Y) x B
Dimana :
A = Takaran obat paracetamol yang akan dikonsumsi (satuannya dalam ml)
B = Jumlah takaran tiap kandungan yang tertera pada komposisi (satuannya dalam ml)
X = Kebutuhan paracetamol berdasarkan BB anak (satuannya dalam mg)
Y = Kandungan paracetamol dalam tiap jumlah takaran (satuannya dalam mg)

Misal BB si anak 11 kg, maka :

Dosis terendah : 11 (kg BB) x 10 (mg/kg BB) = 110 mg

Dosis tertinggu : 11 (kg BB) x 15 (mg/kg BB) = 165 mg

Obat penurun panas yg dipakai tertera : tiap 5 ml mengandung Parasetamol 120 mg.

Jadi :

B = 5 ml, Y = 120 mg, Xterendah = 110 mg, Xtertinggi = 165 mg

Takaran yang diperlukan (A)

A terendah = (110mg : 120mg) x 5ml = 4.58 ml

A tertinggi = (165mg : 120mg) x 5ml = 6.88 ml

Semoga bermanfaat /no1
 
parasetamol itu obat penurun demam kan :-?
dulu kalau aku sakit demam dikasih mama pamol :)
 
^
Seep betuL ..
Buat Turunkan panas, pusing, buat ilangin rasa sakit. Karena di obat itu fungsinya untuk analgesik dan antipiretic (kalo ga salah yo ;)) )
Tapi kan ada aturannya, jangan mein teLen aja yo, biasakan kalo minum obat baca aturan pakainya :D
 
informasi yg berguna banget nih bagi gue, mulai sekarang gue coba perhatiin komposisi obat yang gue minum deh, biar nggak overdosis :-S
 
nice info gan, btw nih wa tambahin molekul dari parasetamol:

200pxparacetamolskeleta.png

200pxparacetamolfromxta.png


sumber: tante wiki ;))
 
Seep deh tambahannya, sekalian melengkapi thread ini /no1

Mudah-mudahan info yang ada di thread ini bermanfaat ya :)
 
^
Iya memang halal, tapi namanya minum obat harus di sesuaikan dengan seberapa parah penyakit itu, kalo tidak perlu minum obat keras, sebaiknya jangan :)
Parasetamol termasuk obat keras lho ..
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.