• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Papan Reklame Roboh, Ahok Minta Segera Diaudit

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
eMuz.jpg
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku akan segera menginstruksikan Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) untuk melakukan audit konstruksi seluruh papan reklame di Jakarta.

Itu dilakukan setelah papan reklame BCA dan Bukopin roboh menimpa mobil dan mengakibatkan kemacetan panjang di Jalan S Parman, Jakarta Barat, kemarin sore.

"Seharusnya kan memang tidak boleh disambung (diperpanjang) izinnya kalau tanpa ada audit konstruksi. Nah itu mesti lihat P2B, saya sudah minta P2B cek," kata Ahok, sapaan Basuki di Balai Kota Jakarta, Rabu, 23 April 2014.

Soal siapa yang bersalah dalam kejadian itu, Ahok belum dapat memastikan. Sebab, kata dia, ada dua dinas yang menangani papan reklame di Jakarta, yaitu Dinas Pajak dan Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan.

Menurutnya, jika melihat dari sisi penerimaan iklan, itu melibatkan dinas pajak, sementara soal pengawasan dan konstruksi ada di dinas P2B.

"Itu yang kami bingung, secara hukum ini tanggung jawabnya siapa, tidak jelas semua. Kalau ada surat dari P2B, audit konstruksinya ditolak. Kalau itu kesalahan mereka (dinas P2B), harus ada sanksi," ujar dia.

Sementara, untuk penanganan lebih lanjut papan reklame yang roboh di kawasan Slipi, Pemprov DKI meminta Asisten Pembangunan turut turun tangan. "Jadi Ini mesti sama Asbang juga yang turun. Ini persoalannya di Asbang," ujarnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.