• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pantat Tertembak Polhut, Kusrin Tewas

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Rabu, 5 November 2008 | 08:29 WIB

BLORA, RABU — Kusrin (42), korban peluru nyasar tembakan peringatan polisi hutan KPH Cepu, tewas di Rumah Sakit Umum Moewardi, Surakarta, Selasa (4/11) pukul 14.00, setelah dirawat selama tiga malam.

Warga Dusun Ngaglik, Desa Ketringan, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, itu meninggalkan seorang anak berusia sembilan bulan dan seorang istri. Jenazah korban sampai di Dusun Ngaglik, Selasa malam sekitar pukul 20.00. Setelah didoakan kurang lebih setengah jam, jenazah segera dimakamkan di pemakaman umum Dusun Ngaglik.

Landi (35), saudara korban yang bekerja di Balai Benih Dinas Pertanian Kabupaten Blora, mengatakan, berdasarkan keterangan dokter, peluru mengenai pantat kiri korban dan menembus hingga paha kiri dekat selangkangan. Hal itu mengakibatkan tulang penis dan usus korban terluka. "Keluarga berharap polisi menyelesaikan masalah ini secara hukum. Jangan sampai mengesampingkan orang kecil," kata dia.

Ia meminta kepada KPH Cepu Perum Perhutani Unit I Jateng bertanggung jawab atas keluarga korban yang ditinggalkan. Saat ini KPH Cepu baru membiayai perawatan dan memberikan tali asih. Secara terpisah, Wakil Administratur KPH Cepu Joko Sunarto mengatakan, KPH Cepu akan bertanggung jawab kepada keluarga korban.

KPH Cepu akan memberikan biaya hidup anak korban dan pendidikan sampai anak berumur 18 tahun. "Kami juga akan mengadakan pendampingan masyarakat desa hutan di seluruh wilayah KPH Cepu agar tidak mencuri kayu," kata dia.

Pada Sabtu (1/11) sekitar pukul 02.00 Kusrin ketahuan polisi hutan sedang mencuri kayu bersama 29 rekannya. Polisi hutan melayangkan empat kali tembakan peringatan untuk menakut-nakuti kawanan pencuri itu. Namun, salah satu peluru memantul dan mengenai Kusrin. Hingga saat ini polisi sedang menyelidiki benar atau tidaknya prosedur penembakan. Polisi juga sedang mencari sarana pemantul peluru.
 
Duh g ada sudah2nya ya kasus kayak gini di Indo..kasian orang yg g taw apa2 tiba2 tertembus pelor...capeee dee!perlu di kaji ulang kali nie masalah kepemilikan senjata api di dalam tubuh aparat POLISI kita
 
Udah waktunya mati, bisa2nya kena pantat mati, hehe
 
tapi kalo menurut aku yang salah tetep si kusrin. ngapain dia nyuri? kalo dia nga nyuri kan POLHUT nga bakal nembak yang akhirnya kena dia.
 
Auch..kena pantat...
that must be hurt so much.lawl.XD
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.