• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pantaskah Guru Membuka Les Di Dalam Sekolah?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Pantaskah Guru Membuka Les Di Dalam Sekolah?


Kebanyakan agan sista disini pasti pernah kan ngelihat guru sekolah yg bekerja sampingan sebagai guru les? Saya sendiri perdana kali melihat yg seperti ini saat masuk smp. Disaat masih kelas 1 guru matematika & guru bahasa inggris saya menawarkan program les sepulang sekolah. Murah, 30 ribu sebulan.

Saat itu sih saya cuma anak culun yg belum paham betul nilai uang tetapi sekarang setelah saya dewasa saya jadi berpikir ulang mengenai hal ini.

Saya masih ingat jelas guru matematika saya mengajarkan materi yg sudah dipelajari di kelas normal, cuma saja dengan beberapa tambahan soal yg lebih rumit. Guru bahasa inggris saya malah cuma menugasi kami dengan menghafal 5 mengatakan bahasa inggris baru setiap harinya. Dan menurut agan sista berapa banyak murid yg ikut les mereka? Hampir seluruh kelas. Belum lagi tambahan dari murid-murid kelas lain.

Pantaskah Guru Membuka Les Di Dalam Sekolah?


Kenapa dapat begitu? Karna guru-guru tersebut secara tersirat mengatakan akan memberi kisi-kisi ujian cuma pada murid yg mendaftar les. Dulu sih saya bahagia karna dapat kisi-kisi namun sekarang saya merasa bodoh. Kenapa? Karna tanpa ikut les pun semua materi les pasti akan dipelajari di kelas normal.

Sekarang setelah saya mengingat-ingat kembali pernah beberapa kali guru matematika saya bolos kelas pagi dengan alasan sudah kita pelajari saat les. Pernah juga guru les kimia saya di sma mengajarkan materi yg harusnya untuk pekan depan & saat kelas normal mempelajari materi itu kami yg ikut les malah disuruh mengajari mereka yg tidak supaya sang guru dapat ongkang-angking kaki.

Jadinya apa? Susahnya nggak kerasa, uangnya ngalir deras.

Pantaskah Guru Membuka Les Di Dalam Sekolah?


Oh & satu hal lagi. Para guru ini sering melaksanakan kegiatan les di dalam sekolah. Benar, belajar di dalam kelas mengpakai papan tulis & spidol sekolah & mempelajari materi yg semestinya kami pelajari secara gratis. Hmm.... Mau buat les kok nggak modal?!

***​


Yang namanya siswa pasti punya niat untuk belajar & kalau seluruh kelas ikut les guru tersebut maka kita pasti tidak harap tertinggal. Ada banyak cara yg dilakukan para guru ini supaya semakin banyak murid yg mendaftar, salah satunya adalah kisi kisi itu.

Sekarang menurut agan sista apakah metode seperti ini layak dibenarkan? Saya sendiri melihat guru guru yg mengadakan les cenderung jadi malas mengerjakan tugas utama mereka di kelas pagi, terlebih karna pendapatan dari les lebih akbar dibandingkan gaji pokok mereka. Menurut saya sih ini hampir seperti penyalahgunaan kekuasaan.

Well, saya tunggu pendapat agan sista di kolom komentar. Hari ini 18:33
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.