• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Panen Ini Buat Inflasi Tetap Terkendali

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
cpqkL.jpg
bunk Indonesia menilai bahwa inflasi Mei 2014 masih terkendali. Sebab, hal tersebut dipengaruhi oleh musim panen cabai dan beras.

"Inflasi pada Mei 2014 masih terkendali, didukung masih berlangsungnya koreksi harga beberapa bahan pangan dan stabilnya inflasi inti," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara, di kompleks BI, Jakarta, Kamis 12 Juni 2014.

Tirta mengatakan bahwa inflasi Mei 2014 tercatat sebesar 0,16 persen month to month atau 7,32 persen year to year. Inflasi ini sedikit meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar -0,02 persen (MoM) atau 7,25 persen (YoY). Inflasi intinya mencapai 0,23 persen (MoM).

"Relatif stabil seperti bulan lalu, didukung oleh masih menurunnya harga global di tengah depresiasi rupiah," ujarnya.

Kemudian, BI melihat inflasi harga pangan bergejolak tercatat deflasi. Sebab, ada panen cabai merah, cabai rawit, dan beras di sejumlah daerah.

Sementara itu, inflasi administered prices (harga barang/jasa yang diatur pemerintah) pada Mei 2014, sedikit meningkat karena ada kenaikan tarif angkutan umum, seperti angkutan udara dan kereta api, serta hari libur.

"BI menilai inflasi sampai dengan 2014, masih sejalan dengan pencapaian sasaran inflasi 4,5 plus minus 1 persen pada 2014 dan 4 plus minus 1 persen pada 2015," kata dia.

Tirta melanjutkan bahwa bunk sentral juga akan mencermati risiko inflasi yang terjadi pada musiman, yaitu hari besar keagamaan dan risiko potensi penyesuaian administered pricesdan peningkatan harga pangan akibat dampak El Nino.

"Dalam mengantisipasi risiko tersebut, BI akan memperkuat langkah-langkah penguatan koordinasi pengendalian inflasi, khususnya melalui forum TPI (Tim Pengendali Inflasi) dan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah)," kata dia.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.