Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Covid 19 meningkatkan penetrasi internet di Indonesia secara gila-gilaan. Tapi kenapa Kaskus malah tambah sepi? Sisa pengguna lamanya?
Kajian dari IFers sangat banyak, mulai dari masalah internal Kaskus sendiri (yang sebenarnya nggak terlalu menurunkan minat), & alasan nomor satu: media sosial berbasis video menggempur Indonesia. Kaskus benar-benar terbunuh sepi sekitar tahun 2019, ketika media berbasis video mulai digemari. Menjadi semakin parah saat pandemi tiba & media berbasis video makin menggempur ruang maya kita (YouTube aja mulai kalah sama Tiktok!)
Ohiya ane IFers dari 2010, tetapi ganti ID pada 2015 mengingat yg lama alay banget. ID inilah yg menciptakan ane diangkat jadi enthusiast di subforum broadband #491 walau jadi jarang aktif juga akhir2 ini.
penyebab kaskus sepi scr teknis
Abaikan dulu masalah internal/sosial di forum ini deh. Kita bicara technical dulu, di mana penyakit ini menerpa forum-forum lain di luar sana spt forum komputer, forum skyscrapercity. Apa aja penyebabnya?
1. Bahasan tidak terpusat
Berkaca dari forum-forum spt skyscrapercity (dan subforum kaskus di luar Lounge) sebaiknya memusatkan diskusi suatu topik di 1 thread. Termasuk di Lounge ini juga.
Lounge ini mau diarahkan jadi blog biasa sama pihak Kaskus sendiri, dgn Kaskus Kreator, padahal IFers kepengen lounge ini sesuai nama, dapat bikin thread nyeleneh. Dan IFers dapat mencari dialog di 1 THREAD, bukan 1 subforum!!!
2. Budaya "bikin thread harus bagus"
Budaya menciptakan lonje seperti blog yg dapat diakses biasa (dan ada forum diskusi) kurang relevan zaman sekarang, dgn kecenderungan artikel media online singkat-singkat, gambarnya cuma 1 atau 2, dipakai utk rame-rame (silakan lihat pola berita di detikcom).
IFers maunya bikin thread, buka diskusi langsung ketik aja, seperti (yg sudah bagus) di haduaha. Persis di forum saingan milik asing... (quora). Sayang management kaskus maunya lonje itu kayak blog yg dirias kiri kanan, masih pakai paradigma 10 tahun lalu yg sudah obsolete. Padahal zaman skg yg dimau ya readability
3. Gempuran grup WA & FB
Sejak 2008 memang platform zuckerberg ini menciptakan mati banyak komunitas. 2 tahun terakhir sejak FB sering seenaknya mengerjakan censorship, orang mulai lari ke tempat lain, namun kaskus tak terpikirkan sbg pelarian loh. Larinya ke silicon valley lagi yg denger2 pandangan politiknya mirip
Kaskus sudah ada anggota only forum, misalnya CCPB, forum donatur, tetapi yah begitulah, beda sensasinya. Whatsapp lebih berasa privasinya sehingga orang ngomong makin gak diayak, karena merasa aman.
4. Post tidak dapat dihapus sendiri
Ini masalah akbar yg bikin banyak forum di dunia mati... Sisaan forum komputer, forum teknik yg msh rame di belahan dunia lain. Namun sepertinya scr teknis, struktur coding kaskus sulit/ga dapat diubah supaya menghapus postingan sendiri. Forum2 lain di dunia kegerus reddit karena hal ini.
5. VBulletin memang ketinggalan zaman
Silakan baca ini: https://www.cisecurity.org/advisory/...on_2019-100-2/
VBulletin memiliki kerentanan soal hacking forum (alias ini Kaskus dapat jalan tanpa kendali momod & mimin) , & masalah data pribadi forumer yg tidak dilindungi berlapis spt di sosmed. Makanya, banyak forum yg terpaksa tutup pada akhirnya , atau berubah mjd bukan berbasis vbulletin, misalnya yg saya sudah sebut forum SSC (ganti sejak 2019). Data pribadi di WA aja dapat kebobolan, apalagi kalau tidak ada proteksi kayak vbulletin.
Mengingat hal ini, kaskus TERPAKSA mengganti tampilan pada 2013. Transisi tak akan pernah mudah, & buktinya banyak IFers yg kabur karena nggak nyaman, bahkan ketika kaskus UI/UX nya sudah kembali enak spt skg. Forum2 lain yg terpaksa transisi pun akhirnya sering tiba2 mati, tiba2 down, butuh bertahun2 transisi & Kaskus cukup cepat tanggap soal vbulletin ini.
Buat yg pengen balik ke tampilan vbulletin, maaf aja platform itu sudah ditinggalkan di seluruh dunia krn ketidakamanan data pribadi
5. Kebanyakan subforum
Forum sebelah yg ane kenal (dan iya pakai username twisctre jg) memiliki 6 subforum sih, itu juga ada usulan dr forumer utk menggabungkan SF jadi satu. Ketika ane & tmn2 mau bikin forum ala-ala di wordpress, lgs ditegur "kok sf nya kebanyakan".
Kaskus harus disimplifikasi lagi, dengan maaf sangat terpaksa akan menghabisi banyak sf dari zaman kegelapan. Apalagi sf sponsor di BP harus ditutup juga, sangat terpaksa.... Namun ini dapat diakali dgn menciptakan subforum baru & lock (read only) sf-sf lama.
Saran ane kaskus di merger subforum sisa sesuai kategori yg skg
1. Story
2. Hobby
3. Games
4. Entertainment (semua sf hiburan dimerger ke lounge 21)
5. Female
6. Tech
7. Automotive
8. Sports (semua anak2 sf sports tmsk sf bola dimerger)
9. Food and travel
10. News
Sekian thread ane, maaf kalo soal dagumen/mimin berpolitik, blackpanda, dsb saya gak komen. Karena bukan hal teknis, & kaskus masih lumayan rame stlh hal2 itu. Nah, setelah sosmed berbasis video singkat bermunculann, habislah forum ini... Terima kasih. Hari ini 02:12
Kajian dari IFers sangat banyak, mulai dari masalah internal Kaskus sendiri (yang sebenarnya nggak terlalu menurunkan minat), & alasan nomor satu: media sosial berbasis video menggempur Indonesia. Kaskus benar-benar terbunuh sepi sekitar tahun 2019, ketika media berbasis video mulai digemari. Menjadi semakin parah saat pandemi tiba & media berbasis video makin menggempur ruang maya kita (YouTube aja mulai kalah sama Tiktok!)
Ohiya ane IFers dari 2010, tetapi ganti ID pada 2015 mengingat yg lama alay banget. ID inilah yg menciptakan ane diangkat jadi enthusiast di subforum broadband #491 walau jadi jarang aktif juga akhir2 ini.
penyebab kaskus sepi scr teknis
Abaikan dulu masalah internal/sosial di forum ini deh. Kita bicara technical dulu, di mana penyakit ini menerpa forum-forum lain di luar sana spt forum komputer, forum skyscrapercity. Apa aja penyebabnya?
1. Bahasan tidak terpusat
Berkaca dari forum-forum spt skyscrapercity (dan subforum kaskus di luar Lounge) sebaiknya memusatkan diskusi suatu topik di 1 thread. Termasuk di Lounge ini juga.
Lounge ini mau diarahkan jadi blog biasa sama pihak Kaskus sendiri, dgn Kaskus Kreator, padahal IFers kepengen lounge ini sesuai nama, dapat bikin thread nyeleneh. Dan IFers dapat mencari dialog di 1 THREAD, bukan 1 subforum!!!
2. Budaya "bikin thread harus bagus"
Budaya menciptakan lonje seperti blog yg dapat diakses biasa (dan ada forum diskusi) kurang relevan zaman sekarang, dgn kecenderungan artikel media online singkat-singkat, gambarnya cuma 1 atau 2, dipakai utk rame-rame (silakan lihat pola berita di detikcom).
IFers maunya bikin thread, buka diskusi langsung ketik aja, seperti (yg sudah bagus) di haduaha. Persis di forum saingan milik asing... (quora). Sayang management kaskus maunya lonje itu kayak blog yg dirias kiri kanan, masih pakai paradigma 10 tahun lalu yg sudah obsolete. Padahal zaman skg yg dimau ya readability
3. Gempuran grup WA & FB
Sejak 2008 memang platform zuckerberg ini menciptakan mati banyak komunitas. 2 tahun terakhir sejak FB sering seenaknya mengerjakan censorship, orang mulai lari ke tempat lain, namun kaskus tak terpikirkan sbg pelarian loh. Larinya ke silicon valley lagi yg denger2 pandangan politiknya mirip
Kaskus sudah ada anggota only forum, misalnya CCPB, forum donatur, tetapi yah begitulah, beda sensasinya. Whatsapp lebih berasa privasinya sehingga orang ngomong makin gak diayak, karena merasa aman.
4. Post tidak dapat dihapus sendiri
Ini masalah akbar yg bikin banyak forum di dunia mati... Sisaan forum komputer, forum teknik yg msh rame di belahan dunia lain. Namun sepertinya scr teknis, struktur coding kaskus sulit/ga dapat diubah supaya menghapus postingan sendiri. Forum2 lain di dunia kegerus reddit karena hal ini.
5. VBulletin memang ketinggalan zaman
Silakan baca ini: https://www.cisecurity.org/advisory/...on_2019-100-2/
VBulletin memiliki kerentanan soal hacking forum (alias ini Kaskus dapat jalan tanpa kendali momod & mimin) , & masalah data pribadi forumer yg tidak dilindungi berlapis spt di sosmed. Makanya, banyak forum yg terpaksa tutup pada akhirnya , atau berubah mjd bukan berbasis vbulletin, misalnya yg saya sudah sebut forum SSC (ganti sejak 2019). Data pribadi di WA aja dapat kebobolan, apalagi kalau tidak ada proteksi kayak vbulletin.
Mengingat hal ini, kaskus TERPAKSA mengganti tampilan pada 2013. Transisi tak akan pernah mudah, & buktinya banyak IFers yg kabur karena nggak nyaman, bahkan ketika kaskus UI/UX nya sudah kembali enak spt skg. Forum2 lain yg terpaksa transisi pun akhirnya sering tiba2 mati, tiba2 down, butuh bertahun2 transisi & Kaskus cukup cepat tanggap soal vbulletin ini.
Buat yg pengen balik ke tampilan vbulletin, maaf aja platform itu sudah ditinggalkan di seluruh dunia krn ketidakamanan data pribadi
5. Kebanyakan subforum
Forum sebelah yg ane kenal (dan iya pakai username twisctre jg) memiliki 6 subforum sih, itu juga ada usulan dr forumer utk menggabungkan SF jadi satu. Ketika ane & tmn2 mau bikin forum ala-ala di wordpress, lgs ditegur "kok sf nya kebanyakan".
Kaskus harus disimplifikasi lagi, dengan maaf sangat terpaksa akan menghabisi banyak sf dari zaman kegelapan. Apalagi sf sponsor di BP harus ditutup juga, sangat terpaksa.... Namun ini dapat diakali dgn menciptakan subforum baru & lock (read only) sf-sf lama.
Saran ane kaskus di merger subforum sisa sesuai kategori yg skg
1. Story
2. Hobby
3. Games
4. Entertainment (semua sf hiburan dimerger ke lounge 21)
5. Female
6. Tech
7. Automotive
8. Sports (semua anak2 sf sports tmsk sf bola dimerger)
9. Food and travel
10. News
Sekian thread ane, maaf kalo soal dagumen/mimin berpolitik, blackpanda, dsb saya gak komen. Karena bukan hal teknis, & kaskus masih lumayan rame stlh hal2 itu. Nah, setelah sosmed berbasis video singkat bermunculann, habislah forum ini... Terima kasih. Hari ini 02:12