• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Pance F Pondaag Meninggal

aanrusdyie

IndoForum Senior D
No. Urut
65793
Sejak
6 Mar 2009
Pesan
4.828
Nilai reaksi
353
Poin
83
Penyanyi Pance F Pondaag termasuk salah satu legenda dalam dunia musik lagu melankolis Indonesia. Kini Pance yang menelurkan banyak hits manis seperti 'Ku Cari Jalan Terbaik' dan 'Tak Ingin Sendiri' itu telah tiada dalam usia 59 tahun.

Pance wafat di rumahnya di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Kamis (3/6/2010) pukul 17.00 WIB. Pria kelahiran Makassar itu, sebelumnya sempat sembilan kali terkena stroke.

Penyanyi kelahiran 18 Februari 1951 itu mulai naik daun di dunia musik Indonesia pada awal 1980-an. Lagu-lagunya kala itu sering dibawakan di Aneka Ria Safari, Selekta Pop dan Kamera Ria.

Karir Pance di dunia musik tidak bisa dipisahkan dari JK Records milik Judhi Kristiantho. Ia banyak menciptakan lagu untuk penyanyi yang diorbitkan perusahaan rekaman tersebut. Mereka di antaranya, Chintami Atmanegara, Dian Piesesha, Ria Angelina, dan Meriam Bellina.

Lagu-lagu hasil karya Pance antara lain: 'Tak Ingin Sendiri' (dipopulerkan Dian Piesesha), 'Kucari Jalan Terbaik,' 'Untuk Sebuah Nama' (Meriam Bellina), 'Kau dan Si Buah Hati,' 'Mulanya Biasa Saja,' 'Mengapa ada dusta,' dan 'Jangan Pernah Kau Ragukan' (Meriam Bellina).

Kala itu selain Pance, ada juga Obbie Messakh yang sama suksesnya merilis lagu-lagu 'cengeng.' Saking suksesnya, sampai-sampai Menteri Penerangan di era itu, Harmoko, melarang peredaran lagu dengan genre tersebut.

Setelah adanya larangan tersebut, lagu cengeng perlahan mulai tergusur. Hanya saja Pance tidak terus menjadi tergerus. Ia tetap menciptakan lagu. Namun belakangan, Pance lebih banyak menciptakan lagu rohani.

Penyanyi dengan tiga anak itu kemudian mulai terserang penyakit stroke pada 2001. Ia sempat tidak percaya dirinya stroke. Saat stroke menyerang, Pance sampai tidak bisa berjalan dan kehilangan suara.

Perlahan, dengan bantuan sang istri, Yati yang setia menemani, Pance berusaha memulihkan diri. Ia belajar berjalan dan mencoba berolahraga.

Setelah sedikit pulih dari stroke, pada 2009, Pance sempat memberikan dukungan pada Yuni Shara. Kala itu album 'Jalan Terbaik' Yuni berhasil meraih platinum. Pance merupakan pencipta lagu 'Jalan Terbaik' yang jadi andalan dalam album kekasih Raffi Ahmad itu.

Sayangnya, penyakit stroke rupanya berulang kali menyerang Pance. Hinga akhirnya penyanyi yang kerap dijuluki hits maker itu wafat dalam usia 59 tahun. Jenazah Pance kini disemayamkan di rumah duka di RS Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara.

----------

semoga arwah beliau di terima disisi -Nya, amin
 
Di masa kecil, telinga saya akrab dengan karya2-nya... bring back memories ... selamat jalan om
 
Pance ya... yang suaranya melengking tinggiiiii....

bye bye om pance... :-h

karyamu dah banyak didengar di indonesia...
 
demi kau dan si buah hati.........:(
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.